Garuda Indonesia Layani Penerbangan Umrah dari Makassar

Photo Author
Administrator, Kabar BUMN
- Rabu, 11 Mei 2022 | 22:25 WIB

Kabar BUMN -  Garuda Indonesia kini melayani penerbangan umrah bagi jemaah asal Indonesia yang berada di Sulawesi Selatan dan sekitarnya sejak 3 Mei silam. Penerbangan ini dilakukan seiring dengan dibukanya kembali Bandara Internasional Sultan Hasanuddin untuk layanan penerbangan umrah maupun penerbangan luar negeri lainnya. 

Garuda Indonesia mengangkut kurang lebih 259 calon jemaah umrah melalui penerbangan langsung tanpa transit rute Makassar - Madinah pada penerbangan perdananya. Garuda Indonesia akan melayani sebanyak tiga kali selama bulan Mei 2022 dengan armada Airbus A330-900 Neo yang memuat kapasitas 22 penumpang kelas bisnis dan 277 penumpang kelas ekonomi.

“Layanan penerbangan umrah dari Makassar ini diharapkan dapat memberikan pilihan yang lebih beragam bagi calon jemaah umrah untuk berangkat melaksanakan ibadah di Tanah Suci tanpa melalui transit terlebih dahulu di Jakarta,” terang Irfan Setiaputra selaku Direktur Utama Garuda Indonesia.

Lebih lanjut Irfan menerangkan bahwa penerbangan umrah dari Makassar ini merupakan salah satu bentuk komitmen Garuda Indonesia sebagai national flag carrier agar senantiasa berpartisipasi aktif dalam menjembatani kebutuhan masyarakat dalam melakukan perjalanan ibadah ke Tanah Suci melalui penerbangan yang aman dan nyaman serta konsistensi penerapan protokol kesehatan, khususnya di era kenormalan baru, melalui konektivitas penerbangan langsung dari wilayah asal calon jemaah umrah.

“Beroperasinya layanan penerbangan umrah dari Makassar ini juga turut menjadi momentum penting atas langkah berkelanjutan Garuda Indonesia dalam mengoptimalkan pasar penerbangan umrah melalui perluasan jaringan penerbangan umrah di berbagai kota besar di Indonesia,” terang Irfan.

Irfan memahami bahwa antusiasme dan kerinduan masyarakat untuk kembali melaksanakan ibadah ke Tanah Suci yang sebelumnya tertunda selama lebih dari 2 tahun. Oleh karena itu Garuda Indonesia akan terus memantau perkembangan dan menjalin koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan kelancaran perjalanan Ibadah umrah bagi seluruh calon jemaah.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan dengan pembukaan rute penerbangan langsung tentunya membuka peluang lebih besar bagi potensi ekonomi sebagai multiplier effect. Penerbangan ini iuga ditujukan untuk mengakomodir permintaan market di Indonesia Timur seperti Palu, Kendari, Ambon, hingga Papua. 

“Kami berharap, Garuda Indonesia selalu memastikan kebutuhan aksesibilitas layanan penerbangan. Diharapkan pula ini akan menggerakkan perekonomian masyarakat dalam upaya pemulihan ekonomi dengan hadirnya layanan direct cargo,” terang Andi.

Dengan dioperasikannya penerbangan umrah dari Makassar ini, membuat Garuda Indonesia berhasil mengoperasikan sedikitnya 9 (sembilan) penerbangan ke Tanah Suci yang dilayani melalui 3 (tiga) kota besar yaitu Jakarta, Surabaya, dan Makassar.

“Kedepannya kami akan terus memaksimalkan peluang pengembangan jaringan penerbangan langsung untuk layanan umrah dari berbagai wilayah keberangkatan lainnya asal jemaah umrah sehingga aksesibilitas layanan penerbangan umrah akan semakin seamless melalui penerbangan tanpa transit menuju tanah suci,” tutup Irfan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Terkini