Brantas Abipraya Kenalkan Karya Bendungannya

Photo Author
Administrator, Kabar BUMN
- Rabu, 1 Juni 2022 | 17:09 WIB

Kabar BUMN -  PT Brantas Abipraya mengenalkan deretan karya bendungannya pada acara International Commission On Large Dams (ICOLD) 27th & 90th Annual Meeting. Berlokasi di Marseille, Prancis. Acara ini turut dihadiri oleh Sugeng Rochadi selaku Direktur Utama PT Brantas Abipraya bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mendampingi Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono.

Dalam acara tersebut, Menteri PUPR RI menekankan signifikansi peran bendungan dalam mengatasi krisis air yang menjadi tantangan global, apalagi dengan adanya isu perubahan iklim, pesatnya urbanisasi, pertumbuhan ekonomi, Pandemi Covid-19. Selain itu, juga memaparkan prestasi Indonesia sejak tahun 2015 yang telah membangun 61 bendungan baru dan melakukan optimasi 231 bendungan atau waduk eksisting.

“Bendungan atau waduk ini untuk meningkatkan ketersediaan air dalam mendukung pertanian, industri, pariwisata, perkotaan, kebutuhan domestik, dan kegiatan lainnya,” jelas Menteri PUPR RI.

Selain itu, Sugeng juga menambahkan bahwa pertemuan tahunan ini sekaligus menjadi agenda rutin komunitasi bendungan internasional yang membahas isu pembangunan dan pengelolaan bendungan besar. Seperti diketahui, Brantas Abipraya dikenal sebagai kontraktor Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Lahir pada tahun 1980, BUMN konstruksi ini telah berhasil menyelesaikan 42 paket pekerjaan bendungan yang tersebar di tanah air. Saat inipun Brantas Abipraya tengah merampungkan banyak proyek strategis nasioal berupa infrastruktur air, beberapa diantaranya adalah bendungan terpanjang se-Asia Tenggara yaitu Bendungan Semantok di Nganjuk,  bendungan tertinggi di Indonesia Bendungan Bener di Purworejo, serta bendungan kering pertama Bendungan Ciawi.

“Abipraya sebagai BUMN Karya telah berkomitmen tinggi untuk mendukung program pemerintah dalam pembangunan infrastruktur. Kami juga akan terus mengakselerasi progress pembangunan bendungan yang sedang on-going, guna mendukung percepatan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia” tutup Sugeng.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Terkini