Pertamina Dukung Ajang internasional Formula E Jakarta E-Prix 2022

Photo Author
Administrator, Kabar BUMN
- Rabu, 1 Juni 2022 | 19:43 WIB

Kabar BUMN -  Pertamina mendukung balapan mobil dunia dikancah internasional dalam ajang Formula E Jakarta E-Prix 2022 di Jakarta 4 Juni 2022 mendatang. Bentuk dukungan pertamina dengan menyuplai produk energi hijau (green enegy) yaitu Pertamina Renewable Diesel (Pertamina RD).

Pertamina RD di ajang Jakarta E-Prix 2022 diawali dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Supply Pertamina RD antara Direktur Utama PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI), Taufik Aditiyawarman, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga (PT PPN), Alfian Nasution dan Direktur Dukungan Bisnis PT Jakarta Propertindo, Muhammad Taufiqurrahman di Ruang Herritage, Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat.

Sinergi kerja antara anak usaha Pertamina dalam Supply Pertamina RD juga merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk dapat memberikan pasokan green energy untuk keperluan produksi listrik Genset untuk charging EV selama berlangsungnya event Formula E di Jakarta. Kerja sama ini juga menjadi milestone penting bagi Pertamina dengan melakukan lifting perdana untuk produk Pertamina RD, pasca selesainya Proyek Biorefinery Cilacap Phase 1 pada Januari 2022.

“Ajang Jakarta E-Prix 2022 ini merupakan starting point bagi Pertamina untuk mengenalkan lebih lanjut produk Pertamina RD, sehingga seluruh masyarakat mulai mengenal produk ini sebagai produk yang ramah lingkungan dan sesuai dengan standar yang dipakai di dunia Internasional untuk mendukung Net Zero Emission” terang Alfian Nasution.

Pada kesempatan yang sama Muhammad Taufiqurrahman menjelaskan bahwa Jakarta Propertindo sebagai badan usaha milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang bergerak dalam penyelenggaraan event Formula E di Jakarta International ePrix Circuit Jakarta menyambut baik sinergi ini. Dia juga mengungkapkan apresiasi terhadap Pertamina RD.

“Kompetisi ini memang bertaraf internasional dan banyak sekali persyaratan yang harus dipenuhi terkait dengan industri kendaraan yang ramah lingkungan dan kemudian Net Zero Emission demikian juga kualifikasi keahlian para pengemudinya yang mungkin sejajar dengan formula 1. Kami menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap Pertamina RD ini,” pungkas Taufiq.

Produk Pertamina RD sendiri telah mendapatkan sertifikasi ISCC yang merupakan salah satu organisasi terbesar yang mengatur sertifikasi karbon berkelanjutan dan berlaku secara global. Sertifikasi karbon berkelanjutan ISCC diinisiasi oleh adanya kebijakan Renewable Energy Directive (RED) serta Fuel Quality Directive (FQD) yang diimplementasikan di Uni Eropa. Di luar Uni Eropa, negara-negara lain telah mengadopsi standarisasi ISCC termasuk PT KPI di Indonesia.

“Semoga ini menjadi percontohan yang baik guna pengembangan market Green Diesel ke depan, guna mendukung program pemerintah  serta memperkuat langkahnya dalam transisi energi dengan menghadirkan Pertamina RD sebagai bahan bakar hijau untuk Generator Set (Genset) dan mempercepat energi bersih dan ramah lingkungan,” tutur Taufik Aditiyawarman.

Sekadar informasi, Pertamina RD merupakan produk terbaru dari bahan bakar nabati, HVO (Hydrotreated Vegetable Oil). Pertamina RD menjadi produk unggulan yang ramah lingkungan hasil olahan dari BioRefinery Cilacap sehingga dapat menghasilkan Produk Green Diesel dengan kapasitas 3000 barrels per hari dari bahan baku nabati. HVO juga dapat diproduksi di BioRefinery Dumai dengan kapasitas 1000 barrels per hari.

Kilang Pertamina saat ini telah mampu menghasilkan bahan bakar nabati (Hydrotreated Vegetable Oil/HVO) dan Bioavtur atau Sustainable Aviation Fuel (SAF). Pengembangan produk HVO dan SAF merupakan salah satu langkah strategis Pertamina dalam mendukung transisi energi nasional. Di pasar luar negeri, trend permintaan energi hijau seperti HVO dan SAF mulai tumbuh di berbagai negara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Terkini