Desember Tahun Ini, Bendungan Terpanjang Asia Tenggara Ditargetkan Rampung

Photo Author
Administrator, Kabar BUMN
- Kamis, 15 September 2022 | 22:22 WIB
 Brantas Abipraya Rampungkan Bendungan Terpanjang Asia Tenggara
Brantas Abipraya Rampungkan Bendungan Terpanjang Asia Tenggara

Kabar BUMN - PT Brantas Abipraya (Persero) sedang merampungkan Proyek Strategis Nasional (PSN), Bendungan Semantok yang berlokasi di Dusun Kedungpingit, Desa Sambikerep, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Bendungan terpanjang ini ditargetkan selesai pada Desember 2022.

Bendungan Semantok ini dikenal sebagai champion dalam pembangunan Brantas Abipraya serta memperkuat komitmen perseroan sebagai BUMN yang selalu ada untuk Indonesia. Oleh karena itu, bendungan ini dapat berperan aktif mengurangi risiko banjir 30% di Nganjuk dan sekitar, sehingga dapat mereduksi risiko banjir 137 meter kubik per detik. 

“Brantas Abipraya optimis dapat menuntaskan bendungan ini segera, dan lekas diresmikan agar manfaatnya dapat segera dapat dirasakan masyarakat Kabupaten Nganjuk. Pada tahap akhir pekerjaan Brantas Abipraya terus melakukan penyempurnaan konstruksi bendungan agar kekuatan struktur terjaga,” ungkap Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya selaku Miftakhul Anas.

Tak hanya itu, sebagai upaya mendukung gerakan green initiative, lansekap bendungan pun akan ditanami ribuan pohon jati emas. Menurut Anas, bendungan ini bakal memperkuat  ketahanan air dan pangan di Nganjuk dan sekitarnya karena memiliki panjang mercu bendungan 3.100 meter. Selain itu, bendungan bertipe urugan random tanah tipe zonal dengan inti tegak ini memiliki tinggi 38,5 meter.

“Nantinya pun bendungan ini dapat menampung air dengan total volume tampung 32,67 juta meter kubik dan luas area genangan 365 hektar, sehingga nantinya saat musim kemarau bendungan ini dapat menyuplai air. Jadi masyarakat tak perlu lagi ketakutan akan tertimpa kekeringan di area persawahannya. Hal ini pun juga dapat meningkatkan produktifitas pertanian, karena dapat mengairi irigasi ke hampir 1.900 hektar lahan sawah,” jelasnya.

Dengan adanya Bendungan Semantok ini dapat memberikan manfaat sebagai pengendali banjir, karena daya tampungnya yang besar hal ini membuat bendungan dapat menahan air yang berlimpah saat musim hujan. Nantinya pun juga berpotensi sebagai penyedia air baku sebanyak 312 liter per detik untuk Kecamatan Rejoso, Nganjuk.

“Dengan diselesaikannya Bendungan Semantok ini nanti juga dapat menambah daftar deretan bendungan karya Brantas Abipraya, khususnya di Jawa Timur yaitu Bendungan Tukul di Pacitan yang telah diresmikan tahun lalu,” tutup Anas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Terkini