PTPN XI Giling Lebih dari 4 Juta Ton Tebu

Photo Author
Administrator, Kabar BUMN
- Sabtu, 17 September 2022 | 11:52 WIB
PTPN XI Giling Lebih dari 4 Juta Ton Tebu
PTPN XI Giling Lebih dari 4 Juta Ton Tebu

Kabar BUMN - Berita BUMN yang datang dari PT Perkebunan Nusantara XI atas pencapaiannya menggiling tebu sebanyak lebih dari empat juta ton dalam waktu singkat pada pertengahan September 2022. Hal ini sebagai bukti bahwa upaya perseroan melakukan yang terbaik untuk stakeholder.

Pencapaiannya ini jdisampaikan oleh Direktur PTPN XI R. Tulus Panduwidjaja di Surabaya pada 16 September kemarin. "Di tengah keterbatasan, PTPN XI telah menggiling tebu lebih dari 4 juta ton. PTPN XI masih bisa memberikan yang terbaik untuk stakeholder terutama suport ketersediaan gula konsumsi untuk masyarakat, kami optimis target giling 2022 tercapai,” tutur Tulus.

Tulus mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus mengoptimalkan pencapaian target hingga musim giling berakhir. Saat ini 13 pabrik gula PTPN XI masih beroperasi giling hingga bulan Oktober atau sesuai dengan ketersediaan bahan baku tebu. Menurutnya, target PTPN XI tercapai karena sinergi yang baik antara PTPN XI dengan semua mitra.

“Untuk itu kami menyampaikan terimakasih atas kepercayaan dan kerjasama yang baik dari para petani tebu yang turut mendukung pemenuhan gula dengan menggilingkan tebu ke pabrik gula PTPN XI, giling kita lanjutkan hingga memberikan hasil optimal. Tahun 2022 PTPN XI memasang target tebu tergiling 4,8 juta ton dengan jumlah gula produksi sebesar 423 ribu ton GKP,” terangnya.

Selama tahun 2021 lalu realisasi PTPN XI sebesar 4,1 juta ton tebu dan 297ribu ton GKP. Pencapaian ini mendapat apresiasi Dewan Komisaris yang selama ini fokus dalam pengawasan pencapaian target korporasi. "Pencapaian ini tentu saja akan meneguhkan posisi Jawa Timur sebagai barometer Gula Nasional, dimana capaian lahan tebu di Jatim lebih dari 50% lahan tebu nasional,” kata Tulus.

Lebih lanjut Tulus mengapresiasi atas pencapaian yang dilakukan oleh pTPN XI di tengah anomali iklim. Cuaca anomali berperan dalam penurunan produktivitas, hingga menurunnya lahan tebu sebagai pemasok bahan baku pabrik gula. “Harapan kami sinergi dengan petani tebu terus dioptimalkan sehingga target giling tercapai sehingga produksi memenuhi kebutuhan konsumsi gula nasional,” tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Terkini