Petrokimia Gresik Dukung Petani Padi Organik di Kabupaten Bandung Lewat Program Makmur

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Sabtu, 29 Juni 2024 | 21:00 WIB
Acara "Pemupukan Program Makmur Komoditas Padi Organik" menggunakan NPK Phonska Alam di Desa Ciparay, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (21/6/2024). (pupuk-indonesia.com)
Acara "Pemupukan Program Makmur Komoditas Padi Organik" menggunakan NPK Phonska Alam di Desa Ciparay, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (21/6/2024). (pupuk-indonesia.com)

Dalam Program Makmur, Petrokimia Gresik menyediakan pupuk organik nonsubsidi dan melakukan pendampingan berupa sosialisasi pemupukan berimbang, budidaya, serta pengendalian hama dan penyakit.

Baca Juga: Apresiasi Tingkat Nasional, Petrokimia Gresik Gasak Penghargaan InMA 2024 Bidang Komunikasi

Selain itu, layanan uji tanah oleh Mobil Uji Tanah dan Agroman Petrokimia Gresik juga disediakan untuk memastikan dosis pemupukan yang tepat.

Di Ciparay, dosis yang direkomendasikan adalah 300 kilogram Phonska Alam per hektare dan 5 liter Phonska Oca yang disemprotkan langsung ke tanaman.

"Program Makmur untuk padi organik kami mulai di Ciparay karena wilayah ini sudah tersertifikasi sebagai pertanian organik dan memiliki ekosistem pertanian yang baik.

Baca Juga: HUT ke-12 Pupuk Indonesia, Petrokimia Gresik Tanam 1.250 Bibit Pohon untuk Lestarikan Lingkungan Desa Pengalangan

"Kami berharap budidaya ini dapat diduplikasi oleh petani padi organik lainnya sehingga produksi bahan pangan organik di dalam negeri semakin besar," pungkas Dwi Satriyo.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: pupuk-indonesia.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini