Dalam Program Makmur, Petrokimia Gresik menyediakan pupuk organik nonsubsidi dan melakukan pendampingan berupa sosialisasi pemupukan berimbang, budidaya, serta pengendalian hama dan penyakit.
Baca Juga: Apresiasi Tingkat Nasional, Petrokimia Gresik Gasak Penghargaan InMA 2024 Bidang Komunikasi
Selain itu, layanan uji tanah oleh Mobil Uji Tanah dan Agroman Petrokimia Gresik juga disediakan untuk memastikan dosis pemupukan yang tepat.
Di Ciparay, dosis yang direkomendasikan adalah 300 kilogram Phonska Alam per hektare dan 5 liter Phonska Oca yang disemprotkan langsung ke tanaman.
"Program Makmur untuk padi organik kami mulai di Ciparay karena wilayah ini sudah tersertifikasi sebagai pertanian organik dan memiliki ekosistem pertanian yang baik.
"Kami berharap budidaya ini dapat diduplikasi oleh petani padi organik lainnya sehingga produksi bahan pangan organik di dalam negeri semakin besar," pungkas Dwi Satriyo.***
Artikel Terkait
HUT ke-12 Pupuk Indonesia, Petrokimia Gresik Tanam 1.250 Bibit Pohon untuk Lestarikan Lingkungan Desa Pengalangan
Apresiasi Tingkat Nasional, Petrokimia Gresik Gasak Penghargaan InMA 2024 Bidang Komunikasi
Bersama Pupuk Indonesia, Petrokimia Gresik Sukses Tingkatkan Produktivitas Padi di Timor Leste hingga 7,5 Ton per Hektare
Petrokimia Gresik Salurkan 120 Hewan Kurban dalam Rangka Idul Adha 1445 H
Petrokimia Gresik Amankan Pasokan Gas dari Kangean Energy Indonesia, Upaya Optimalkan Produksi Pupuk Bersubsidi Nasional