Bandara Soekarno-Hatta Perkuat Keamanan Penerbangan dengan Audit Global

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Minggu, 30 Juni 2024 | 11:30 WIB
Bandara Soekarno-Hatta melaksanakan program Universal Security Audit Programme (USAP) dari ICAO selama 12 hari hingga 5 Juli 2024. (Dok. Angkasa Pura II)
Bandara Soekarno-Hatta melaksanakan program Universal Security Audit Programme (USAP) dari ICAO selama 12 hari hingga 5 Juli 2024. (Dok. Angkasa Pura II)

Kabar BUMN - Bandara tersibuk di Indonesia, Bandara Soekarno-Hatta melaksanakan program Universal Security Audit Programme (USAP) dari ICAO selama 12 hari, mulai 24 Juni hingga 5 Juli 2024.

Universal Security Audit Programme (USAP) dilakukan untuk memastikan aspek keamanan bandara selalu memenuhi standar global dan meningkatkan kinerja keamanan aviasi.

USAP sendiri merupakan program dari International Civil Aviation Organisation (ICAO), bagian dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Baca Juga: Telkomsel Borong Tiga Penghargaan di Ajang TM Forum’s Innovation Awards 2024

Program ini bertujuan untuk mempromosikan keamanan aviasi global melalui audit dan monitoring kinerja keamanan negara-negara anggota secara berkelanjutan.

Cin Asmoro, selaku Pgs. SVP of Corporate Secretary PT Angkasa Pura II, menjelaskan bahwa Bandara Soekarno-Hatta telah menerapkan sistem keamanan aviasi yang memenuhi standar global.

"Bandara Soekarno-Hatta sudah memiliki sistem keamanan aviasi berstandar global," ujarnya.

Baca Juga: Petrokimia Gresik Dukung Petani Padi Organik di Kabupaten Bandung Lewat Program Makmur

"Dengan menjalankan program USAP dari ICAO tahun ini, kami memastikan aspek keamanan terus berada di standar global dan meningkatkan kinerja keamanan, termasuk prosedur, personel, perlengkapan, dan fasilitas keamanan."

Cin Asmoro menambahkan bahwa sebagai bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia, AP II terus memperkuat keamanan, keselamatan, dan pelayanan di Bandara Soekarno-Hatta.

Melalui program USAP dari ICAO, akan dilakukan evaluasi teknis aspek keamanan di bandara, termasuk operasional bandara dan keamanan penumpang.

Baca Juga: Petrokimia Gresik Dukung Petani Padi Organik di Kabupaten Bandung Lewat Program Makmur

Audit operasional mencakup prosedur akses bandara, keahlian personel keamanan, dan peralatan keamanan.

"Total luas kawasan Bandara Soekarno-Hatta mencapai 2.138 hektare, dan seluruh akses harus dilengkapi dengan sistem dan prosedur keamanan yang baik," ujar Cin Asmoro.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Sumber: angkasapura2.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini