Sementara itu, untuk kesiapan infrastruktur juga harus didorong dan menjadi perhatian. “Karena Pak Presiden menyampaikan, kalau di luar negeri sudah siap alat-alat penyimpanan seperti cold room yang besar. Sehingga nanti untuk produk yang bisa diperpanjang umur simpanannya dalam kondisi beku atau dingin itu bisa dipakai,” terang Arief.
Untuk tahapan selanjutnya, Arief menambahkan, dalam dua minggu ke depan Presiden Jokowi meminta agar dibuatkan penjelasan yang lebih detil. Selain itu tentunya akan ada harmonisasi beberapa peraturan yang perlu disinkronisasi.
“Targetnya presiden dalam dua minggu, kita akan kembali lagi dengan draf peraturan yang disiapkan,” pungkasnya.