ACSC Delegasi Australia Kunjungi PT Pindad, Pelajari Industri Pertahanan Indonesia

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Selasa, 16 Juli 2024 | 19:45 WIB
ACSC delegasi Australia mengunjungi PT Pindad untuk mempelajari lebih dalam tentang industri pertahanan Indonesia (Dok. Pindad)
ACSC delegasi Australia mengunjungi PT Pindad untuk mempelajari lebih dalam tentang industri pertahanan Indonesia (Dok. Pindad)

Commandant Australian War College, AIRCDRE Ruth Elsley, mewakili delegasi ACSC menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat PT Pindad.

Baca Juga: Terakhir Hari Ini! Hemat hingga 20% dengan Promo Juleha dari KAI untuk Pembelian Tiket Kereta Api

Ia menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memahami pertahanan Indonesia secara menyeluruh, dan hal tersebut hanya dapat dilakukan dengan melihat langsung bagaimana industri pertahanan Indonesia, seperti PT Pindad, berjalan.

“Australia dapat melihat atau mencontoh dari Indonesia tentang industri pertahanan, karena kalian (Indonesia) telah memiliki perusahaan persenjataan sejak lama," jelas Commandant Australian War College, AIRCDRE Ruth Elsley.

Ruth Elsley terkesan dengan produk-produk PT Pindad, khususnya SS Amphibious, dan melihat potensi kerja sama antara Australia dan Indonesia dalam bidang pertahanan di masa depan.

Baca Juga: Tempat-tempat di Kyoto yang Wajib Disinggahi Saat Wisata ke Jepang

"Saya pikir Australia dapat belajar dari negara sahabat terdekat kami, juga menjalin hubungan kerja sama di masa mendatang,” tambahnya.

Setelah mendengarkan presentasi profil PT Pindad dan PT Dirgantara Indonesia, delegasi ACSC mengikuti sesi diskusi untuk membahas lebih dalam mengenai industri pertahanan kedua negara.

Acara dilanjutkan dengan kunjungan ke fasilitas produksi PT Pindad untuk melihat secara langsung proses pembuatan berbagai macam produk pertahanan.

Baca Juga: Selamat! Pemenang Undi-Undi Hepi Telkomsel Bulan Juni 2024 Sudah Diumumkan! Ada Namamu?

Kunjungan delegasi ACSC ke PT Pindad ini diharapkan dapat memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia, khususnya dalam bidang pertahanan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Sumber: pindad.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini