Adapun tahap 3 pada on job training, proses perawatan yang dilakukan sudah mulai berjalan secara mandiri dengan pengawasan.
Baca Juga: 5 Tradisi Unik Perayaan 17 Agustus di Indonesia, Tirakatan sampai Sepak Bola Durian
Eva menjelaskan, secara total terdapat 600 pegawai lokal diberbagai bidang yang sedang melalui proses transfer knowledge di berbagai bidang seperti masinis, perawatan sarana, perawatan prasarana, operasional kereta dan lainnya.
Kedepannya proses transfer knowledge akan terus dilakukan dengan SDM lainnya.
KCIC akan terus meningkatkan program pelatihan dan transfer pengetahuan untuk memastikan bahwa seluruh aspek operasional dan perawatan kereta cepat dapat dilakukan secara mandiri oleh tenaga kerja lokal.
Baca Juga: Hadir dalam FEKDI x KKI 2024, DAMRI Dorong Penggunaan Transaksi Digital
“Pencapaian ini adalah bukti nyata dari komitmen KCIC dalam mengembangkan sumber daya manusia lokal dan memastikan keberhasilan proyek kereta cepat Whoosh di Indonesia.
"Kami berkomitmen untuk terus memberikan layanan kereta cepat yang aman, nyaman, dan andal bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tutup Eva.***
Artikel Terkait
Libur Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus, KCIC Sediakan 28 Ribu Kursi per Hari
DAMRI Hadirkan Layanan dari Stasiun Whoosh KCIC, Pemesanan Tiket Bisa Secara Online Maupun On the Spot
Perkuat Konektivitas Antarmoda, DAMRI Layani Rute Stasiun KCIC – Bandara Soekarno Hatta
Tersedia di Semua Stasiun Whoosh, KCIC Merinci Cara Pembelian "Frequent Whooser Card"
Semester I Tahun 2024, KCIC Melayani Sebanyak 2,6 Juta Penumpang