Pupuk Indonesia Jamin Ketersediaan dan Distribusi Pupuk bagi Petani Papua

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Minggu, 4 Agustus 2024 | 19:00 WIB
Pupuk Indonesia jamin ketersediaan pupuk bagi petani Papua. (Dok. Pupuk Indonesia)
Pupuk Indonesia jamin ketersediaan pupuk bagi petani Papua. (Dok. Pupuk Indonesia)

Rahmad juga menyampaikan bahwa sektor pertanian di Papua memiliki potensi unik dengan komoditas unggulan.

Seperti singkong, ubi jalar, jagung, kacang tanah, kedelai, beras, serta berbagai buah dan sayur.

Komoditas ini mendukung ketahanan pangan daerah dan berpotensi berkontribusi pada perekonomian nasional.

Baca Juga: Secret Garden, Bali, Tempat Wisata yang Memperkenalkan Kekayaan Budaya Indonesia Secara Estetik

Untuk mendukung penyaluran pupuk, Pupuk Indonesia menyediakan sarana lengkap yang mencakup 8 gudang Lini III, 5 distributor, dan 108 kios resmi di Papua.

Perusahaan juga menempatkan 6 petugas lapangan untuk koordinasi teknis dengan berbagai pihak di lapangan.

Selain itu, Pupuk Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Pertanian mengimplementasikan aplikasi i-Pubers di lebih dari 26.000 kios di seluruh Indonesia, memudahkan petani mendapatkan pupuk bersubsidi dengan menggunakan KTP.

Baca Juga: Apa Saja Hadiah Undi-undi Hepi Telkomsel Bulan Agustus 2024?

Rahmad menambahkan bahwa sejak diterapkannya sistem pengawasan digital melalui command center, pengaduan tentang penyalahgunaan penyaluran pupuk bersubsidi semakin menurun.

Dalam masa transisi digital ini, baik kios maupun petani masih beradaptasi dengan sistem baru, tetapi perusahaan berusaha menyederhanakan proses penebusan dan yakin bahwa digitalisasi adalah solusinya.

Pupuk Indonesia terus berupaya mewujudkan kemandirian pertanian berkelanjutan melalui program "Mari Maju Usaha Rakyat" (MAKMUR), yang mendukung pertanian dan ketahanan pangan nasional.

Baca Juga: Simak! Harga BBM Non Subsidi Terbaru Agustus 2024, Pertamax Tetap Rp12.950 per Liter

Dari Januari hingga Juni 2024, program MAKMUR telah mencakup lahan seluas 295.904 hektare dengan 120.320 petani. Pada 2023, program ini melibatkan 107.642 petani dengan luas lahan 358.885 hektare.

Program ini berfokus pada pemberdayaan petani melalui pendampingan intensif, akses permodalan, perlindungan risiko pertanian, dan jaminan pasar, serta pengembangan budidaya komoditas berkelanjutan dan integrasi teknologi pertanian terkini.

Dalam upaya memenuhi kebutuhan pupuk petani, Pupuk Indonesia melakukan berbagai inovasi dan aksi korporasi, termasuk peresmian pabrik NPK Pupuk Iskandar Muda (PIM) dengan kapasitas produksi 500.000 ton per tahun.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Sumber: pupuk-indonesia.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini