Peningkatan Produktivitas Padi di Jombang dengan Demplot Pupuk Kaltim

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Sabtu, 7 September 2024 | 14:00 WIB
rogram Demplot Pupuk Kaltim di Jombang berhasil meningkatkan produktivitas padi hingga 9,2 ton/ha, mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. (Dok. Pupuk Kaltim)
rogram Demplot Pupuk Kaltim di Jombang berhasil meningkatkan produktivitas padi hingga 9,2 ton/ha, mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. (Dok. Pupuk Kaltim)

Kabar BUMN - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) terus berkomitmen meningkatkan produktivitas pangan di Indonesia melalui pendampingan tata kelola pertanian.

Salah satu upayanya adalah dengan program Demonstration Plot (Demplot) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil panen padi di berbagai wilayah.

Program ini merupakan bagian dari kontribusi Pupuk Kaltim terhadap ketahanan pangan nasional dengan mendorong optimalisasi hasil pertanian secara berkelanjutan.

Baca Juga: Omah Panggung, Kombinasi Sempurna Makan Enak dan Menginap Nyaman dengan Pemandangan Pantai Trenggole

Baru-baru ini, program Demplot yang diterapkan di Desa Pojokrejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, berhasil meningkatkan produktivitas padi petani setempat.

Hasil panen mencapai 9,2 ton per hektar, meningkat 1,7 ton dari hasil sebelumnya yang hanya 7,5 ton per hektar.

Peningkatan ini menjadi bukti nyata efektivitas metode pertanian berkelanjutan yang diterapkan oleh Pupuk Kaltim.

Baca Juga: Raih Kesempatan Karir di Perum BULOG, Rekrutmen Dibuka Mulai Tanggal 1-12 September 2024

Demplot di Jombang ini dilaksanakan bekerja sama dengan Kelompok Tani Gudang Pojokrejo, dengan menggunakan varietas padi Inpari 32.

Pupuk yang digunakan antara lain Urea Nitrea, NPK Pelangi 20-10-10, serta pupuk hayati Ecofert.

Pupuk hayati ini diaplikasikan tujuh hari sebelum penanaman untuk menjaga ketersediaan nitrogen dalam tanah, sehingga tanaman padi dapat tumbuh secara optimal.

Baca Juga: Hari Pelanggan Nasional, Pertamina Patra Niaga Apresiasi Maskapai Penerbangan

Menurut VP Marketing Business Partner Korporasi Pupuk Kaltim, Indah Febrianty, hasil ini merupakan bukti dari keberhasilan tata kelola lahan dan pola pemupukan yang seimbang.

Indah menjelaskan bahwa kombinasi pupuk tunggal nitrogen dengan pupuk majemuk sangat penting untuk mendukung pertumbuhan padi, baik pada fase vegetatif maupun generatif.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Sumber: pupukkaltim.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini