Pada kesempatan lain, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso mengatakan bahwa Pertamina mendorong anak usahanya melakukan dekarbonisasi di seluruh proses bisnisnya.
Baca Juga: 5 Makanan yang Dilarang Dikonsumsi di Negara-negara Tertentu, Salah Satunya Durian
"Perusahaan telah berkontribusi mengurangi emisi karbon hingga 31% dan akan terus mengalami kenaikan ke depannya,"ujar Fadjar.
Kesiapan PIS dalam upaya dekarbonisasi ini terukur dari kekuatan armada green ships, penggunaan bahan bakar alternatif, hingga kepemilikan green terminal.
MoU ini menunjukkan komitmen PHE dalam penurunan emisi karbon sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi melalui investasi, pembukaan lapangan kerja, dan peningkatan pendapatan bagi negara.
Baca Juga: ASDP Perkuat Daya Saing UMKM Lewat Program Pelatihan dan HAKI
Kedepannya, kolaborasi ini dapat mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya nasional melalui sinergitas anak perusahaan PT Pertamina (Persero) untuk meningkatkan investasi dalam negeri.
Sejumlah kapal dari lini armada PIS telah menggunakan biofuel sebagai bahan bakar, ditambah dengan kehadiran kapal kapal baru yang juga disiapkan untuk penggunaan bahan bakar alternatif rendah karbon.
PIS juga memastikan bahwa transformasi hijau terus berlangsung sesuai dengan SDGs serta upaya penerapan ESG di seluruh bisnis dan operasional perusahaan.***
Artikel Terkait
Manfaatkan PLTS, Pertamina NRE Dukung Budidaya Jamur di Cilamaya
Sinergi Pertamina Dukung Dekarbonisasi, PHE dan PIS Sepakati MoU Angkutan dan Penyimpanan Karbon
Jelang Pertamina Grand Prix of Indonesia, ITDC Group Bentuk Satgas Evakuasi untuk Keamanan dan Kenyamanan
Lebih dari 9 Ribu Orang Kunjungi Pertamina Eco-YouthFest 2024, Antusias Ikut Aksi Peduli Lingkungan
Jelang Pertamina Grand Prix of Indonesia, ITDC Group Terus Matangkan Persiapan Sambut Balapan Kelas Dunia di The Mandalika