Crowd Detection System juga dilengkapi dengan teknologi canggih yang memanfaatkan kamera CCTV dan pemrosesan gambar untuk menghitung jumlah orang di area tertentu secara real-time.
Dengan demikian, KAI dapat mengelola arus pengguna dengan lebih efektif, mencegah kepadatan berlebihan, dan memastikan aliran pengguna yang lancar di seluruh area operasional.
Mahendro menambahkan, KAI terus berinovasi dalam memberikan layanan terbaik bagi pengguna.
Dengan hadirnya Crowd Detection System, lanjut dia, KAI berharap dapat terus memudahkan pengguna LRT Jabodebek untuk merencanakan perjalanan mereka secara lebih nyaman dan aman.
"Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi pengguna. Dengan layanan yang lebih baik, kami percaya LRT Jabodebek akan terus menjadi pilihan utama transportasi publik yang dapat diandalkan," tutup Mahendro.***
Artikel Terkait
Tingkatkan Pelayanan, KAI Lakukan Uji Coba Penambahan Perjalanan LRT Jabodebek
Strategi Penambahan Perjalanan Sukses, LRT Jabodebek Menarik Lebih Banyak Pengguna
KAI Jawab Kebutuhan Penumpang, Jam Operasional LRT Jabodebek Kini Lebih Panjang
Mobilitas Tanpa Batas, Stasiun LRT Jabodebek Tersambung dengan Berbagai Moda Transportasi
Pengguna LRT Jabodebek Naik Hingga 68% Saat HUT TNI di Monas, Tiga Stasiun Ini Menempati Volume Pengguna Tertinggi