Inovasi dalam Proses Pengolahan yang Meningkatkan Produksi
Baca Juga: PT Timah-BUMDes Selisining Sulap Lahan Bekas Tambang di Belitung Timur Jadi Kawasan Wisata
Dalam upayanya meningkatkan hasil produksi, Joni memimpin inovasi di bidang Sisa Hasil Pengolahan (SHP).
Jika sebelumnya sisa hasil pengolahan langsung dibuang ke laut, kini kru KIP 99 mengimplementasikan sistem penampungan SHP yang efisien, yang berdampak pada peningkatan produksi secara signifikan.
Dari yang semula hanya 500 kampil, SHP kini melonjak hingga 2.331 kampil, menjadi salah satu hasil nyata dari inovasi ini.
Baca Juga: Dukungan PT Timah untuk Pengembangan Atlet Muda di Bangka Barat, Anak-anak Tampak Girang!
Dukungan Manajemen yang Mendorong Kinerja Tim
Keberhasilan KIP 99 tak lepas dari dukungan penuh manajemen PT Timah yang memberikan reward bagi kru yang mencapai produksi 25 kampil per sesi.
Selain itu, program SHP didukung penuh untuk meminimalkan kerugian.
Dengan kebijakan ini, KIP 99 mampu memanfaatkan potensi lokasi secara optimal, termasuk bekas area operasional KK Bangka 2 yang memiliki cadangan timah yang sangat baik.
Hasil Produksi yang Menggembirakan
Usaha keras dan inovasi Joni bersama kru KIP 99 telah membuahkan hasil signifikan.
Dalam beberapa bulan terakhir, produksi KIP 99 meningkat tajam: 21 ton pada Juli, 23 ton di Agustus, 10 ton pada September (karena waktu operasi terbatas), dan peningkatan signifikan 57,1 ton di bulan Oktober.
Artikel Terkait
Dukungan PT Timah untuk Pengembangan Atlet Muda di Bangka Barat, Anak-anak Tampak Girang!
PT Timah-BUMDes Selisining Sulap Lahan Bekas Tambang di Belitung Timur Jadi Kawasan Wisata
Mobil Sehat PT Timah Hadir di Lingkungan Nelayan 2 Sungailiat, Salah Seorang Warga: Semoga Nanti Ini Rutin Dilakukan
Strategi PT Timah Tingkatkan Tata Kelola Perusahaan, Gelar Evaluasi Mitra Usaha
PT Timah Bantu Nelayan Pantai BOM Sampur Angkut Hasil Tangkapan Ikan dengan Buka Alur Baru, Lebih Hemat Waktu dan Tenaga!