Selama ini, Pupuk Kaltim juga telah melaksanakan berbagai jenis pelatihan K3, seperti simulasi ruang terbatas, Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K), dan high angle rescue.
Baca Juga: Pertamina Dorong Pengembangan CCS/CCUS untuk Kurangi Emisi Karbon di Indonesia
Semua program ini dirancang untuk memperkuat kemampuan dasar keselamatan sekaligus melatih tindakan cepat menghadapi situasi berbahaya.
“Kami berharap perusahaan lain dapat memanfaatkan sumber daya yang kami sediakan untuk membangun lingkungan kerja yang lebih aman dan produktif,” tambah David.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi untuk menciptakan budaya K3 yang tangguh dan efektif di kawasan industri.
Melalui pelatihan ini, Pupuk Kaltim ingin menjadi pusat pelatihan K3 yang andal sekaligus mendukung jaringan keselamatan yang lebih kuat antar perusahaan.
“Kami percaya bahwa dengan berbagai fasilitas dan pengetahuan, kita dapat membangun budaya K3 yang lebih tangguh dan efektif,” tutup David.***
Artikel Terkait
Jelang Musim Tanam, Pupuk Kaltim Pastikan Ketersediaan 286.771 Ton Pupuk Subsidi
Inovasi Pertanian Berkelanjutan: Pupuk Kaltim Luncurkan Rumah Pakan Terpadu di Magetan
Evolusi Pupuk Kaltim: 1.797 Karyawan Berkontribusi untuk Masyarakat dan Lingkungan
Pupuk Kaltim Berikan Pelatihan Membatik dan Menjahit untuk Pengembangan Produk Lokal di Sepaku IKN
Pupuk Kaltim Dorong Produktivitas Tebu di Gorontalo hingga 128 Ton per Hektare