Biodex, produk unggulan perusahaan, membantu mengubah bahan organik menjadi kompos yang bermanfaat bagi tanaman.
Baca Juga: Pegadaian Borong Empat Penghargaan di Indonesia Corporate Sustainability Award 2024
“Hal ini juga wujud dukungan Pupuk Kaltim terhadap pertanian berkelanjutan, sehingga daya dukung lahan tetap terjaga dalam jangka panjang,” tambah Sukardi.
Plt. Bupati Banyuwangi, Sugirah, mengapresiasi inisiatif ini yang dinilai sangat membantu petani lokal.
Banyuwangi sendiri dikenal sebagai produsen buah naga terbesar di Indonesia, dengan luas tanam mencapai 3.786 hektare dan produksi tahunan sekitar 82.544 ton.
Baca Juga: Petrokimia Gresik Raih Empat Penghargaan di Ajang BUMN Brand & Marketing Award 2024
Ia menambahkan, “Hasil pendampingan Pupuk Kaltim panennya melimpah karena intervensi inovasi, yang didukung bantuan teknologi serta pengaplikasian pupuk secara tepat.”
Sugirah berharap program ini dapat terus diperluas untuk mendukung sektor pertanian di Banyuwangi.
Ia optimis keberhasilan ini dapat memotivasi petani untuk meningkatkan produktivitas, yang secara langsung akan berdampak pada kesejahteraan mereka.***
Artikel Terkait
Pupuk Kaltim Dorong Produktivitas Tebu di Gorontalo hingga 128 Ton per Hektare
Pupuk Kaltim Hadirkan Pelatihan K3 dengan Fasilitas Berstandar Internasional
Pupuk Kaltim Dorong Daya Saing Lokal Lewat Sertifikasi Welder bagi 50 Warga Bontang
Partisipasi di Modoinding Potato Festival 2024, Pupuk Kaltim Gencarkan Edukasi Petani Kentang Setempat
Festival Media Pupuk Kaltim 2024: Tingkatkan Literasi Masyarakat di Era Digital