Anne menjelaskan, “Data nama, NIK, dan foto penumpang hanya digunakan untuk proses boarding dan akan disimpan selama satu tahun sebelum dihapus otomatis."
Baca Juga: Loker PT MUM di Bandung: Usia 28 Tahun Bisa Melamar, Diutamakan Belum Menikah
"Penumpang juga dapat mengajukan penghapusan data sewaktu-waktu melalui aplikasi atau petugas Customer Service di stasiun.”
Selain memberikan kemudahan, teknologi ini juga menjadi bagian dari strategi KAI dalam mendukung lingkungan.
Dengan mengurangi penggunaan tiket kertas, KAI berharap bisa berkontribusi terhadap pengurangan limbah sekaligus mengoptimalkan pengalaman perjalanan pelanggan.
“Melalui inovasi ini, harapannya KAI tidak hanya memudahkan perjalanan pelanggan, tetapi juga turut serta mendukung keberlanjutan lingkungan melalui pengurangan limbah kertas yang sejalan dengan target SDGs,” tutup Anne.***
Artikel Terkait
KAI Terus Berprestasi, Raih Penghargaan Indonesia Most Reputable Companies 2024
Inovasi TPST Simpangsari: Upaya KAI Dukung Zero Waste dan Keberlanjutan Lingkungan
KAI Wujudkan Impian Anak Penderita Kanker untuk Menjadi Masinis
KAI Bandara Edukasi Mahasiswa Yogyakarta Tentang KA PSO dan Keselamatan Kereta Api
KAI Raih Peringkat Emas di SNI Award 2024: Komitmen Terhadap Keberlanjutan dan Standarisasi