Triwulan III 2024, Pendapatan Usaha Pelindo Solusi Logistik Mencapai Rp1,38 Triliun, Lebih Tinggi dari Tahun Lalu

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Kamis, 12 Desember 2024 | 12:30 WIB
Pelindo Solusi Logistik (SPSL) turut mendukung program pemerintah untuk memanfaatkan tren digitalisasi dengan membangun ekosistem digital agar dapat terus berkembang. (Instagram/@pelindosolusilogistik)
Pelindo Solusi Logistik (SPSL) turut mendukung program pemerintah untuk memanfaatkan tren digitalisasi dengan membangun ekosistem digital agar dapat terus berkembang. (Instagram/@pelindosolusilogistik)

Kabar BUMN - Hingga triwulan III 2024, kinerja PT Pelindo Solusi Logisik (SPSL) menunjukan pertumbuhan positif. Dari pendapatan usaha, SPSL berhasil mencatatkan pendapatan Rp1,38 triliun.

Angka ini naik 2,63 persen dibanding Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) atau 2,68 persen dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,34 triliun.

Pendapatan sebelum bunga, pajak, dan amortisasi (EBITDA) mencapai Rp699,11 miliar atau naik 2,44 persen dari kuartal III-2023.

Baca Juga: Didukung Operasi Layanan Mumpuni, Pelindo Solusi Logistik Bukukan Pertumbuhan Positif di Kuartal III 2024

Sedangkan EBITDA margin ada di posisi 38,73 persen, turun 0,24 persen jika disandingkan periode yang sama tahun lalu, 38,82 persen.

Hingga September 2024, tingkat okupansi gedung melonjak hingga 80,4 persen. Layanan gudang juga mengalami peningkatan, mencapai 116,8 ribu ton per m3, atau naik 23,62 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Selain itu, jumlah lapangan mencapai 110,59 ribu box, meningkat 49,59 persen, dan multimoda mencapai 31,55 ribu box, melonjak 79,19 persen year on year (yoy).

Baca Juga: Pelindo Solusi Logistik Beri Bantuan Nelayan di Kepulauan Seribu Lewat Program Teman Nelayan

Direktur Utama PT SPSL Joko Noerhudha memaparkan, sektor logistik diproyeksikan akan mengalami pengeluaran yang signifikan pada 2026, dengan angka yang diperkirakan mencapai Rp3,839 triliun.

Kenaikan tersebut mayoritas didorong oleh sektor fast-moving consumer goods (FMCG), e-commerce, dan farmasi.

“Potensi besar ini membuka peluang untuk memperluas layanan logistik, khususnya di segmen first dan middle mile,” ujar Joko.

Baca Juga: Pelindo Solusi Logistik Dorong Penguatan Sistem Manajemen Audit Berbasis Digital

Seiring pesatnya perkembangan industri logistik, lanjut Joko, SPSL kini fokus pada pengembangan infrastruktur strategis.

Proyek-proyek seperti Kawasan Pendukung Kijing, Kawasan Industri Kuala Tanjung, dan Integrated Logistics Center Tanjung Priok terus berjalan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini