PT Timah Bangun Kawasan Pertanian Modern "Tanjung Ular Farm Estate" untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Minggu, 15 Desember 2024 | 20:30 WIB
PT Timah mendukung ketahanan pangan nasional dengan membangun Tanjung Ular Farm Estate. (timah.com)
PT Timah mendukung ketahanan pangan nasional dengan membangun Tanjung Ular Farm Estate. (timah.com)

Kabar BUMN – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, PT Timah meluncurkan inisiatif strategis dengan membangun Tanjung Ular Farm Estate di Mentok, Kabupaten Bangka Barat.

Kawasan ini dirancang sebagai lahan pertanian modern yang mengintegrasikan berbagai jenis tanaman pangan, peternakan, dan pengelolaan lainnya.

Sebagai langkah awal, PT Timah melalui Divisi Processing and Refinery telah menanam sejumlah tanaman seperti jagung, kelapa, singkong, buah-buahan, dan sayuran, pada Jumat (13/12/2024).

Baca Juga: Pererat Hubungan, PT Timah Beri Bantuan Sarana ke Klub Sepak Bola ASPAJA

Penanaman perdana ini turut dihadiri oleh Divisi Head Processing and Refinery, Sofian Simangunsong, beserta para karyawan PT Timah.

Tanjung Ular Farm Estate mencakup area seluas tiga hektare yang ke depannya akan terus diperluas.

Kawasan ini tidak hanya bertujuan untuk produksi pangan, tetapi juga dirancang untuk memberdayakan masyarakat sekitar melalui program-program berbasis agrikultur.

Baca Juga: PT Timah Dukung Pemenuhan Gizi untuk Siswa Berkebutuhan Khusus di SLB Negeri Mentok

Menurut Anggi Siahaan, Departemen Head Corporate Communication PT Timah, pembangunan Tanjung Ular Farm Estate merupakan inisiatif dari Direktur Utama PT Timah, Ahmad Dani Virsal.

Kawasan ini diproyeksikan menjadi pusat pertanian modern yang meliputi tanaman pangan, peternakan, perikanan, rumah pembibitan, hingga pengolahan kompos.

"Konsep Tanjung Ular Farm Estate adalah kawasan pertanian terintegrasi.

Baca Juga: Jaga Ekosistem Pesisir, PT Timah Tbk Lepas Ribuan Bibit Kepiting Bakau di Perairan Kundur dan Karimun

"Selain tanaman pangan, akan ada pengembangan peternakan dan perikanan.

"Kami berharap, konsep pertanian modern ini dapat menjadi kebun percontohan sekaligus memberdayakan masyarakat lokal," ujar Anggi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: timah.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini