Proses birokrasi yang lebih sederhana kini memungkinkan petani terdaftar untuk menebus pupuk bersubsidi menggunakan aplikasi i-Pubers.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, terutama Menteri Koordinator Bidang Pangan dan Menteri Pertanian, atas penyelesaian regulasi yang mendukung distribusi ini."
"Stok pupuk bersubsidi telah kami pastikan tersedia, sehingga petani dapat langsung menebusnya dengan KTP,” tambah Tri Wahyudi.
Di sisi lain, Jekvy Hendra, Direktur Pupuk dan Pestisida Kementerian Pertanian, menyatakan bahwa semua kepala dinas pertanian di tingkat provinsi telah menetapkan penerima hingga tingkat kecamatan.
Baca Juga: Menteri ESDM Apresiasi BMPP Nusantara 1 Buatan PT PAL Indonesia
“Alokasi pupuk bersubsidi telah 100% siap di setiap wilayah, dan mekanisme pembayarannya sesuai dengan rekomendasi BPK,” tegasnya.
Dengan persiapan matang ini, Pupuk Indonesia optimis distribusi pupuk bersubsidi dapat berjalan lancar, mendukung peningkatan produksi pertanian nasional, dan mencapai swasembada pangan seperti yang diharapkan Presiden.***
Artikel Terkait
Tutup Tahun 2024, Pupuk Kaltim Lampaui Target Produksi dengan Capaian Mengesankan
Sepanjang 2024, Pupuk Indonesia Salurkan 6,6 Juta Ton Pupuk Bersubsidi untuk Petani di Seluruh Indonesia
Awal Tahun 2025, Puluhan Ribu Petani Tebus Pupuk Bersubsidi
Dukung Pengembangan Bakat Sepak Bola, Pupuk Kaltim Gelar PKT CUP Junior U-9 dan U-11
Pupuk Indonesia Catat 27.092 Transaksi Penebusan Pupuk Subsidi di Awal Tahun 2025