PLN EPI Gasifikasi 13 Pembangkit di Nusa Tenggara: Tingkatkan Ketahanan Energi dan Wujudkan Swasembada Energi

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Selasa, 7 Januari 2025 | 10:00 WIB
PLN EPI resmi meluncurkan proyek gasifikasi untuk 13 pembangkit listrik di wilayah NTB dan NTT beberapa waktu lalu. (plnepi.co.id)
PLN EPI resmi meluncurkan proyek gasifikasi untuk 13 pembangkit listrik di wilayah NTB dan NTT beberapa waktu lalu. (plnepi.co.id)

Kabar BUMN - Subholding PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) resmi meluncurkan proyek gasifikasi untuk 13 pembangkit listrik di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa waktu lalu.

Langkah ini menjadi tonggak penting dalam upaya meningkatkan ketahanan energi di kawasan timur Indonesia sekaligus mendukung transisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan.

Direktur Utama PLN EPI, Iwan Agung Firstantara, menjelaskan bahwa program ini bertujuan menggantikan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan gas yang lebih efisien dan rendah emisi.

Baca Juga: Kolaborasi TJSL PLN EPI dan PLN Energi Gas Dorong Pelestarian Kain Tenun Samarinda

“Proyek gasifikasi ini akan memangkas penggunaan BBM secara signifikan, dari 3,5 juta kiloliter menjadi hanya 0,5 juta kiloliter pada 2030,” ujar Iwan.

Gasifikasi juga diproyeksikan mampu mengurangi biaya operasional, meningkatkan efisiensi pembangkit, serta mendukung komitmen Indonesia dalam menurunkan emisi karbon.

Tahap awal program gasifikasi mencakup 13 pembangkit listrik di NTB dan NTT dengan total kapasitas mencapai 658 Megawatt.

Baca Juga: Kolaborasi dengan Banyak Pihak, PLN EPI Kelola Tanaman Gamal untuk Cofiring PLTU Pulang Pisau Kalteng

Lokasi-lokasi tersebut antara lain:

- NTB: PLTMGU Lombok Peaker, PLTMG MPP Jeranjang, PLTMG Lombok 2, PLTMG Sumbawa 1, 2, dan 3, serta PLTMG Bima.

- NTT: PLTMG Kupang Peaker, PLTMG Kupang 2, PLTMG Maumere, PLTMG MPP Labuan Bajo, PLTMG Rangko, dan PLTMG Flores.

Baca Juga: PLN EPI Juara Inovasi Digital, Raih Tiga Penghargaan IDIA Tahun 2024

Proyek ini dimulai dari PLTMG Lombok Peaker dengan tahap konstruksi yang ditargetkan selesai pada pertengahan 2026.

Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero), Adi Lumakso, menegaskan bahwa gasifikasi merupakan langkah strategis untuk mengatasi ketergantungan pada BBM yang berbiaya tinggi dan beremisi besar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: plnepi.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini