Kabar BUMN - Bekerja di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merupakan impian banyak orang. Kini, kesempatan itu hadir melalui PT Balai Pustaka yang sedang membuka beberapa lowongan kerja.
Jika kamu ingin memulai karier di industri kreatif dengan suasana kerja yang profesional, ini adalah momen yang tepat.
Ada beragam posisi yang sesuai untuk berbagai latar belakang pendidikan dan keterampilan.
Baca Juga: Green Movement UCO, Program Pertamina Patra Niaga Tukar Minyak Jelantah dengan Saldo dan Poin
Digital Marketing Staff
Bagi kamu yang kreatif dan mengikuti tren digital, posisi Digital Marketing Staff bisa menjadi pilihan yang pas.
Untuk melamar, pastikan kamu memiliki latar belakang pendidikan minimal S1 di bidang Komunikasi, Multimedia, Marketing, IT, atau Desain Komunikasi Visual.
Baca Juga: Buka 24 Jam, Pantai di Lumajang Ini Dikenal dengan Hamparan Pasir Hitamnya yang Eksotis
Pengalaman kerja di bidang ini selama satu tahun juga diperlukan.
Selain itu, keahlian dalam SEO, SEM, strategi promosi, dan aplikasi editing foto serta video akan menjadi nilai tambah.
Kamu juga diharapkan memiliki kemampuan untuk mengelola e-commerce, live shopping, dan memahami tren media sosial terkini.
Baca Juga: Optimalkan Kinerja Pengelolaan Kawasan Industri, SIER Membangun Industrial Operations Hub (IOH)
Freelance Dedainer Grafis
Sementara itu, jika kamu memiliki jiwa seni dan menyukai dunia desain, posisi Freelance Desainer Grafis cocok untukmu.
Tugas utama mencakup pembuatan desain visual seperti kover buku, isi buku, hingga media promosi.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Info Loker BUMN dari PT MUM: Peluang Emas di Awal Tahun untuk Posisi Resepsionis
Info Loker BUMN dari PT GDPS Flight Operation Officer: Kualifikasi, Tugas, dan Cara Melamar
Info Loker BUMN dari GDPS: Mulai Karier Emas Anda di Area Bandara Soekarno-Hatta
PT Balai Pustaka Buka 3 Loker BUMN di Awal Tahun 2025 Ini, Simak Posisi Serta Kualifikasinya
Info Loker BUMN dari PT GDPS untuk Lulusan SMA, Penempatan di Bandara Halim Perdanakusuma