Dalam kesempatan ini, Dwi Satriyo menekankan bahwa pencegahan kecelakaan kerja bukan hanya bergantung pada teknologi dan peralatan, tetapi yang paling penting adalah kesadaran dan kompetensi seluruh Insan perusahaan.
Baca Juga: Rayakan Imlek Seru di Trans Studio Bandung: Hemat Hingga 35% untuk Tiket Masuk!
Oleh karena itu, perusahaan juga mengharapkan pengembangan kompetensi SDM yang terus menerus sebagai bagian dari strategi untuk menciptakan budaya K3 yang unggul.
"Kompetensi, kapasitas, dan integritas SDM menjadi inti dari keberhasilan implementasi program K3. Untuk itu, pengembangan SDM menjadi kunci untuk memastikan keberhasilan program ini di Petrokimia Gresik," tambah Dwi Satriyo.***
Artikel Terkait
Hortikultura Berkelanjutan di Desa Tawangargo, Inisiatif Sukses dari Program TAMENG Petrokimia Gresik
Petrokimia Gresik Kirimkan 54 Taruna Makmur ke Daerah, Dukung Percepatan Swasembada Pangan
Petrokimia Gresik Luncurkan Tim Voli Putri GPPI, Siap Berjuang di Proliga 2025 dengan Semangat Baru
Ikuti Program Magang BUMN dari Petrokimia Gresik, Sedang Dibuka Lowongan untuk Mahasiswa Aktif dan Fresh Graduate
Lowongan Magang BUMN: Yuk Gabung sebagai Material Engineering di PT Petrokimia Gresik