Add-on PLTGU Muara Tawar dibangun di atas lahan strategis di Kecamatan Tarumajaya yang dimiliki PLN NP sejak 2008.
Baca Juga: PLN NP Borong 5 Penghargaan K2 Subroto Award 2024 Berkat Konsistensinya Terapkan Pengelolaan K3
Proyek ini mampu menyerap tenaga kerja lokal hingga 1.140 orang dengan penyerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapa 34,76%.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyoroti pentingnya PLTGU Muara Tawar sebagai penggerak utama keandalan listrik di area Jakarta.
Ia menegaskan, pembangkit ini berperan besar dalam menjaga pasokan listrik untuk kebutuhan VVIP seperti gedung pemerintahan dan Istana Presiden, dengan operasional yang selalu memenuhi standar global.
"Melalui add on PLTGU Muara Tawar, juga mampu mengurangi emisi CO2 sebanyak 417.195 ton CO2 pertahunnya," ungkap Ruly Firmansyah.
Dengan berbagai peran strategis tersebut, PLTGU Muara Tawar terus berkontribusi signifikan dalam mendukung keandalan dan stabilitas sistem ketenagalistrikan nasional, memastikan pasokan listrik yang andal bagi masyarakat dan industri di Indonesia.***
Artikel Terkait
PLN Grup Sinergi Percepat Infrastruktur Gasifikasi Pembangkit Listrik
Pertamina Genjot Kapasitas Pembangkit Panas Bumi untuk Mendukung Transisi Energi Nasional
COP29: PLN Perluas Kolaborasi Pendanaan Wujudkan Target 75 GW Pembangkit EBT 2040
Jelang Nataru, PT PAL Indonesia Percepat Uji Kinerja Pembangkit Listrik Apung Nusantara II di Kolaka
Menteri ESDM Apresiasi Kolaborasi PT PAL Indonesia dan PLN Hadirkan Pembangkit Listrik Apung di Maluku
PLN EPI Gasifikasi 13 Pembangkit di Nusa Tenggara: Tingkatkan Ketahanan Energi dan Wujudkan Swasembada Energi