Program Klasterku Hidupku BRI Iringi Kisah Sukses Petani Alpukat Probolinggo Tembus Pasar Nasional

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Sabtu, 1 Februari 2025 | 10:20 WIB
Dodik Handoko, Ketua Klaster Alpukat Probolinggo yang kisah suksesnya didukung oleh program Klasterku Hidupku BRI. (bri.co.id)
Dodik Handoko, Ketua Klaster Alpukat Probolinggo yang kisah suksesnya didukung oleh program Klasterku Hidupku BRI. (bri.co.id)

Harga alpukat yang dijual pun beragam, tergantung pada segmen pasar.

Baca Juga: Catat Laba Bersih Rp45,36 Triliun, BRI Setor Dividen Interim Rp10,88 Triliun ke Negara

Untuk supermarket, harga bisa mencapai Rp30 ribu per kilogram, sedangkan di pasar tradisional berkisar antara Rp10 ribu hingga Rp17 ribu per kilogram.

Melejit Berkat Dukungan Program Klasterku Hidupku BRI

Kesuksesan Dodik tak lepas dari dukungan program pemberdayaan BRI melalui Klasterku Hidupku, yang membantu pengembangan UMKM agar lebih kompetitif.

Baca Juga: Liburan Hemat ke Jepang Sepanjang 2025 dengan Promo Eksklusif Kartu Kredit BRI JCB

Pada tahun 2015, Dodik mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp50 juta dari BRI sebagai modal awal.

Dari sana, ia terus mengembangkan usahanya hingga akhirnya meningkatkan pinjaman hingga Rp150 juta untuk memperluas produksi.

"Alhamdulillah, dari modal pertama itu, usaha kami berkembang pesat. Sampai sekarang keuntungan terus meningkat," ungkapnya.

Baca Juga: Jadwal Lengkap BRI Liga 1 Pekan 18, Simak Jam Serta Channel Penayangannya

Keberlanjutan kemitraan dengan BRI juga menjadi faktor penting dalam stabilitas usahanya.

"Kami sangat terbantu dengan adanya BRI. Tidak perlu bingung mencari pinjaman, dan pembayaran selalu lancar," kata Dodik.

Sebagai bentuk promosi lebih luas, Dodik juga berpartisipasi dalam Bazar UMKM BRILiaN yang digelar di Area Taman BRI, Jakarta, pada 16 Desember 2024.

Baca Juga: Pengguna Kartu Kredit BRI JCB Merapat! PP Indonesia-Jepang Diskon hingga 10% di ANA Airlines

Produk alpukat yang ia bawa ludes terjual dalam satu hari, membuktikan tingginya minat pasar terhadap Alpukat Probolinggo.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: bri.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini