Nico menambahkan bahwa sinergi penyerapan emas dari PTFI ini merupakan komitmen ANTAM dalam memperkuat bisnis emas logam mulia guna memenuhi kebutuhan masyarakat dalam berinvestasi emas.
Baca Juga: Target Zero Fatality 2025, ANTAM Perkuat Komitmen Keselamatan Kerja
Selain itu, dengan penguatan pengadaan bahan baku domestik, perusahaan juga dapat menurunkan ketergantungan terhadap impor. Pada November 2024, PTFI dan ANTAM menandatangani perjanjian jual beli emas dengan kadar kemurnian 99,9%.
Dalam perjanjian bisnis tersebut, ANTAM akan membeli sebanyak 30 ton emas batangan per tahun dengan kemurnian 99.99% dari PTFI.
Bahan baku emas dari PTFI kemudian akan diolah ANTAM di Pabrik Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia untuk menjadi produk logam mulia ANTAM.
Baca Juga: Resmi Bergabung di JIIPE, ANTAM Perkuat Hilirisasi Mineral dan Infrastruktur
Melalui kemitraan strategis ini, PTFI dan ANTAM berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam membangun industri pertambangan nasional yang berdaya saing.
Hilirisasi dalam negeri menjadi kunci untuk menciptakan nilai tambah yang lebih besar, sehingga dapat mempercepat terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.***
Artikel Terkait
Cuma di Hari Valentine! Beli Tiket DAMRI Dapat Diskon Segini!
Melalui uRBan Festival 2024, Bank Mandiri Dorong UMKM Naik Kelas dan Kembangkan Ekonomi Kerakyatan
ITDC Dukung Festival Bau Nyale 2025 di The Mandalika, Pastikan Perayaan Budaya Ikonik dari Lombok Berlangsung Meriah
Hutama Karya Beri Diskon 50% Sewa Tenant Rest Area JTTS, Dukung UMKM dan Bisnis Lokal Berkembang di Momen Mudik Lebaran 2025
Jadi Pelopor Peningkatan Kualitas Pegawai, Bank Mandiri Raih Dua Sertifikat Internasional
PLN Kembali Hadiri IIMS 2025, Dorong Green Future Kendaraan Listrik di Indonesia