8 Cara Mengatur Uang Setelah Banyaknya Pengeluaran Selama Libur Panjang

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 3 Mei 2023 | 19:30 WIB
Cepat-cepat atur pengeluaran jika kantong kosong setelah libur panjang. (Chris S/Pixabay)
Cepat-cepat atur pengeluaran jika kantong kosong setelah libur panjang. (Chris S/Pixabay)

 

Kabar BUMN - Usai merayakan Idulfitri yang disambung dengan libur panjang bersama keluarga, tanpa disadari Anda sudah menghabiskan begitu banyak uang. Baik untuk transportasi mudik, salam tempel, kuliner, membeli oleh-oleh, dan biaya tak terduga lainnya.

Singkat kata, kembali dari liburan, kantong kosong atau jadi tipis, sementara gajian masih lama.

Boleh saja bingung, tapi tidak usahlah menyesal, toh semuanya merasa senang bisa menikmati libur panjang dengan baik. Nah, berikut 8 cara mengatur uang setelah jor-joran menggunakan uang selama libur panjang kemarin.

Baca Juga: Mobil Listrik Jadi Kendaraan Utama Gelaran KTT ASEAN, 108 Charging Disiapkan di Labuan Bajo

1. Batasi pengeluaran hanya kebutuhan primer
Cara terbaik agar pengeluaran tetap terjaga sampai gajian, Anda harus berhemat. Sementara waktu pengeluaran hanya untuk kebutuhan primer seperti makan dan transportasi. Lupakan dulu delivery makanan atau nongkrong di kafe.

2. Hentikan sementara layanan online
Hidup di zaman digital orang terbiasa berlangganan berbagai fasilitas online seperti streaming menonton, game online, Spotify, Apple Music, dan lain-lainnya. Ini bukan kebutuhan primer. Sebaiknya hentikan untuk sementara waktu.

3. Tidak buka situs online
Selalu ada godaan untuk belanja ketika iseng membuka situs belanja online. Ada banyak tawaran diskon yang menggiurkan. Anda jadi ingin beli barang yang tidak dibutuhkan.

Baca Juga: 3 Hal Inilah yang Ternyata Langsung Dinilai Orang Lain Saat Pertama Kali Bertemu Denganmu!

Bila Anda tipe yang tidak tahan godaan, uninstall aplikasi tersebut dari ponsel. Ini akan mengurangi belanja barang yang tidak perlu.

4. Tidak perlu menyetok bulanan
Beberapa orang senang berbelanja bulanan dalam jumlah besar. Misalnya menyetok tisu gulung, deterjen, telor, minuman kalengan, atau susu. Ini hitungannya memang lebih murah. Namun, untuk sementara waktu tidak perlu melakukannya sampai gajian tiba.

5. Negosiasi kartu kredit
Bagi pengguna kartu kredit, Anda bisa menghubungi bank untuk bernegosiasi pembayaran kartu kredit. Kalau Anda nasabah lama dan punya catatan yang baik, pihak bank bisa memberikan kelonggaran.

Baca Juga: Naik hingga 2 Persen, Konsumsi Listrik Lebaran 2023 Mengalami Kenaikan Dibanding 2022

6. Berani bilang tidak
Godaan terbesar dalam mengatur pengeluaran adalah ajakan dari teman. Sering selepas jam kerja, teman kantor mengajak bersantai. Entah itu nongkrong, beli kopi, atau nonton. Tolak tawaran itu karena bisa menambah pengeluaran yang tidak perlu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini