Angka ini mencakup 3.430.000 ton urea, 285.000 ton NPK, dan 2.710.000 ton amonia.
Baca Juga: Resep Kolak Pisang Endul untuk Takjil Berbuka Puasa, Dijamin Enak!
"Ini untuk produksi pupuk secara keseluruhan, dengan gabungan antara tonase urea, NPK serta amoniak," tambahnya.
Anggono juga optimistis bahwa Pupuk Kaltim dapat mendistribusikan hasil produksinya ke seluruh wilayah yang menjadi tanggung jawab perusahaan, termasuk Kalimantan, Sulawesi, dan Nusa Tenggara.
Khusus untuk NPK Formula Khusus, distribusi mencakup seluruh wilayah Indonesia.
"Pupuk Kaltim berkomitmen mengawal distribusi, serta memastikan kemudahan akses pupuk bagi petani agar target swasembada pangan nasional dapat tercapai,” pungkas Anggono.
***
Artikel Terkait
Pupuk Kaltim Gelar Pelatihan Hygiene dan Sanitasi bagi Warga Bontang
Pupuk Kaltim dan Pertamina Sepakati PJBG 2022-2028 untuk Menjamin Pasokan Gas
Tutup BK3N 2025, Pupuk Kaltim Tekankan Penguatan Budaya K3 di Tiap Aktivitas
Evolution Pupuk Kaltim di Malahing, Sasar Keberlanjutan Lingkungan dan Pendidikan Masyarakat
Produk Abon Tuna Binaan Pupuk Kaltim Resmi Diekspor ke Filipina