Erick Thohir Resmi Membuka BUMN Communications Week 2023

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 5 Mei 2023 | 13:20 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir dalam pembukaan  BUMN Communications Week 2023       (Dok. Forum Humas BUMN)
Menteri BUMN Erick Thohir dalam pembukaan BUMN Communications Week 2023 (Dok. Forum Humas BUMN)

Kabar BUMN - Menteri BUMN Erick Thohir meminta semua perusahaan BUMN untuk lebih efektif dan transparan dalam berkomunikasi, demi meningkatkan reputasi BUMN.

Hal itu disampaikannya saat membuka perhelatan BUMN Communications Week 2023 yang diselenggarakan oleh Forum Humas BUMN di Gedung Kementerian BUMN Jakarta, Rabu (03/05) pagi yang dihadiri oleh Wakil II Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Staf Khusus III Menteri BUMN Arya Sinulingga, dan seluruh Direktur Utama BUMN.

Erick menekankan agar setiap perusahaan BUMN, termasuk anak perusahaan, subholding, dan Perusahaan Negara dengan Kepemilikan Minoritas (PNKM), untuk terbuka terhadap perkembangan komunikasi di era digital, termasuk segala respons yang bergulir di media sosial.

Baca Juga: BUMN Communications Week 2023 Bertekad Wujudkan Komunikasi yang Empatik

“Kita tidak perlu alergi terhadap perkembangan di media sosial, justru komen atau respons yang masuk harus kita terima, kita cerna, lalu kita jadikan bahan perbaikan dan kita manfaatkan dalam bentuk komunikasi dua arah. Publik perlu mendapatkan kepastian informasi yang cepat dan benar terutama dalam kondisi krisis,” kata Erick.

Setelah dibuka oleh Menteri BUMN, rangkaian acara BUMN Communications Week 2023 dilanjutkan dengan menggelar talkshow bertema “Transformasi Komunikasi untuk Tingkatkan Reputasi”.

Gelar wicara di Executive Day tersebut menghadirkan Staf Khusus III Menteri BUMN, Arya Sinulingga, dan Direktur Komunikasi Indonesia Indicator, Rustika Herlambang.

Baca Juga: Tingkatkan Keamanan dan Kelancaran Operasi Instalasi, Pertamina Percepat Proses Penetapan DTT

Di hadapan Direktur Utama BUMN, Arya Sinulingga menekankan perlunya perusahaan membangun persepsi publik yang baik terhadap perusahaan, sebagai investasi keberhasilan komunikasi perusahaan.

Berbeda dari perusahaan swasta, Arya mengatakan lebih rumit bagi perusahaan BUMN untuk memberitakan langkah dan kebijakan baru karena faktor persepsi masyarakat.

“BUMN komunikasi publiknya harus sangat kuat, karena menyangkut pada pengambilan kebijakan di perusahaan, makin baik persepsi publik, apapun itu kebijakan yang akan kita ambil, baik menyangkut IPO, PMN, laba, kenaikan harga, dan lain sebagainya, itu akan makin di-accept oleh masyarakat,” kata Arya.

Baca Juga: Perjalanan Start Up Plépah Hingga Mewakili Indonesia di Hannover Messe 2023

Hal itu diamini oleh Rustika Herlambang. Saat memaparkan hasil survey Indonesia Indicator terhadap BUMN, Rustika mengapresiasi BUMN, yang berdasarkan survey tersebut, hanya memperolah 12,1% sentimen negatif dari bulan Januari hingga awal Mei 2023.

“Artinya, persepsi BUMN di mata media online sudah cukup baik, meskipun selama Januari sampai Mei ada peristiwa yang merupakan isu negatif namun rata-rata BUMN langsung cepat memberikan respon,” ujar Rustika saat memaparkan hasil surveynya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini