Mulai Bangkit, Pertamina Adakan Aviation Global Summit untuk Hadapi Tren Bisnis Aviasi Pasca Pandemi

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Selasa, 9 Mei 2023 | 14:30 WIB
Pertamina Adakan Aviation Global Summit untuk Hadapi Tren Bisnis Aviasi Pasca Pandemi (Dok. Pertamina)
Pertamina Adakan Aviation Global Summit untuk Hadapi Tren Bisnis Aviasi Pasca Pandemi (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN – Walaupun kini Covid-19 sudah tak dinyatakan sebagai pandemi di banyak negara, namun efeknya masih terasa di beberapa sektor.

Salah satunya adalah industri penerbangan yang mengalami kerugian karena terdampak pandemi.

Kerugian disebabkan oleh tidak adanya penerbangan hingga mereka yang mengais rezeki di industri tersebut kehilangan pekerjaannya.

Kendati demikian, industri penerbangan saat ini mulai bangkit perlahan-lahan.

Baca Juga: 33 Rekomendasi Film Horror Terbaik di Netflix, Ada Film Klasik hingga Populer!

Pertamina Adakan Aviation Global Summit untuk Hadapi Tren Bisnis Aviasi Pasca Pandemi (Dok. Pertamina)

Vice President Aviaton Fuel Business Pertamina Patra Niaga, Yosep Iswadi mengatakan bahwa ini adalah hal yang positif mengingat industri penerbangan dan bisnis aviasi adalah sektor krusial bagi pertumbuhan ekonomi.

"Sayangnya, pertumbuhan bisnis aviasi dan industri penerbangan belum benar-benar pulih, apalagi kita tahu masih ada isu geopolitik yang mempengaruhi fluktuasi harga minyak dunia," jelas Yosep.

Melihat kondisi tersebut, lanjut Yosep, Pertamina Patra Niaga memanfaatkan kesempatan menyiapkan bisnis aviasi guna memenuhi tren industri penerbangan ke depan melalui Pertamina Aviation Global Summit dengan tema The Future of Aviation Industry yang membahas bagaimana pertumbuhan industri aviasi ke depan.

Pertamina Adakan Aviation Global Summit untuk Hadapi Tren Bisnis Aviasi Pasca Pandemi (Dok. Pertamina)

Pertamina Aviation Global Summit kali ini diisi dengan diskusi dari beberapa narasumber seperti General Manager China Southern Airlines, Jackin Chu; Vice President dari PTT Oil & Retail, Chaipruet Watchareecupt; dan Director dari S&P Global, Dexter Wang.

Baca Juga: Beach Clean Up Jelang Side Event KTT ke-42 ASEAN

Seluruh panelis sepakat bahwa saat ini industri penerbangan dan bisnis aviasi memang memperlihatkan tren yang positif, tapi bukan berarti sudah kembali seperti normal sebelum pandemi.

"Di Asia, permintaan bahan bakar aviasi atau jetfuel masih cenderung lebih rendah daripada regional lain di dunia. Jika dilihat dari angle produk, jetfuel juga paling rendah permintaannya, hanya sekitar 5-10% dibandingkan produk minyak lain seperti gasoline dan LPG," jelas Dexter Wang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini