Kabar BUMN - Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID berkomitmen memperkuat rantai pasok produksi tembaga nasional, memastikan bahan baku industri tersedia secara berkelanjutan, hingga mendorong pertumbuhan industri berbasis sumber daya alam di Indonesia.
MIND ID, melalui PT Freeport Indonesia (PTFI), menjalankan peran krusial dalam hilirisasi tembaga agar lebih banyak industri strategis dapat berkembang di dalam negeri.
Corporate Secretary MIND ID, Heri Yusuf, menekankan bahwa kebutuhan tembaga di Indonesia akan terus meningkat di berbagai sektor, mulai dari industri energi hijau, pembangkit listrik, hingga kendaraan listrik.
Baca Juga: Bukti Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan MIND ID Raih 11 Piala PROPER 2024
Tembaga merupakan mineral strategis yang memiliki peran penting dalam penghantaran energi.
Dengan ekosistem yang semakin kuat, industri pendukung berbasis tembaga berpotensi tumbuh lebih masif di dalam negeri.
“Kami di MIND ID konsisten menjalankan hilirisasi secara berkelanjutan dan siap mendukung industri untuk menghasilkan berbagai produk teknologi inovatif berbasis tembaga di dalam negeri,” kata Heri.
Baca Juga: MIND ID Optimistis Danantara Perkuat Hilirisasi dan Industrialisasi Indonesia
Heri menjelaskan, Indonesia memiliki cadangan tembaga sebesar 28 juta ton, menjadikannya negara dengan cadangan terbesar ketujuh di dunia.
Pada tahun 2023, produksi tembaga nasional tercatat mencapai 840 ribu metrik ton, dengan sebagian besar telah diolah di dalam negeri melalui kebijakan hilirisasi yang terus diperkuat pemerintah.
Salah satu langkah konkret MIND ID dalam memperkuat hilirisasi adalah dengan menghadirkan smelter PT Freeport Indonesia di Gresik, Jawa Timur.
Smelter ini menjadi infrastruktur kunci dalam pemurnian tembaga nasional yang akan meningkatkan kapasitas produksi dan nilai tambah mineral di dalam negeri.
“Dengan beroperasinya smelter Manyar, total produksi katoda tembaga dari Freeport akan mencapai 1 juta ton per tahun. Hal ini juga akan mendorong total produksi katoda tembaga Indonesia menjadi 1,5 juta ton per tahun,” jelas Heri.
Artikel Terkait
Menuju Indonesia Emas 2045, Petrokimia Gresik Dorong Insinyur Indonesia Berperan dalam Hilirisasi Industri dan Swasembada Pangan
Menteri BUMN dan Menteri PU Sepakat Percepat Sinergi Pembangunan Infrastruktur untuk Dukung Hilirisasi Swasembada Pangan dan Energi
Pangkas Jumlah BUMN Karya, Erick Thohir: Infrastruktur Kunci Sukses Percepat Swasembada Pangan dan Hilirisasi
Resmi Bergabung di JIIPE, ANTAM Perkuat Hilirisasi Mineral dan Infrastruktur
Freeport Jual Emas ke Antam, Langkah Strategis Hilirisasi untuk Ekonomi Indonesia
Inovasi dan Langkah Strategis PT Garam Menjawab Tantangan Swasembada Garam Nasional dan Hilirisasi Industri Soda Ash