Kabar BUMN – Maraknya aksi penipuan digital yang mengatasnamakan Bank Mandiri kembali menjadi perhatian serius.
Modusnya beragam, mulai dari tawaran bantuan, pembatalan transaksi, hingga permintaan data pribadi seperti kode OTP, nomor kartu ATM, bahkan PIN Livin’ by Mandiri.
Aksi para penipu ini semakin licik dengan menggunakan akun media sosial palsu dan nomor tidak dikenal yang tampilannya menyerupai akun resmi Bank Mandiri.
Baca Juga: Bank Mandiri Pacu Ekosistem Bisnis Lewat Layanan Kopra Supplier Financing
Tak jarang, mereka juga menyebarkan link mencurigakan demi menjebak korban untuk membocorkan data sensitif.
#JagaBaikBaik Data Perbankan Anda
Bank Mandiri mengimbau seluruh nasabah untuk selalu menjaga kerahasiaan data pribadi.
Jangan pernah membagikan:
- Kode OTP yang dikirim melalui SMS
- Nomor kartu debit/kredit
- Masa berlaku kartu
- Kode CVV/CVC
- PIN kartu debit/kredit/Livin’ by Mandiri
Termasuk kepada siapapun yang mengaku sebagai pegawai Bank Mandiri.
"Nomor kartu ATM-nya berapa?" atau "Boleh sebutkan kode OTP?" adalah contoh pertanyaan yang harus langsung diwaspadai dan diabaikan.
Ini adalah tanda-tanda klasik penipuan berkedok layanan perbankan.
Baca Juga: Bank Mandiri Gelar Mudik Gratis 2025, Ribuan Pemudik Diberangkatkan dengan 170 Bus
Artikel Terkait
Bank Mandiri Hadirkan Mudik Gratis 2025 bagi Nasabah Aktif, Simak Syaratnya!
Bank Mandiri Gelar Mudik Gratis 2025, Ribuan Pemudik Diberangkatkan dengan 170 Bus
Masih Berlaku! Nikmati Promo Cashback hingga 50% dari Bank Mandiri di Rest Area dan Kapal Ferry di Mudik Lebaran 2025
Bank Mandiri Bagi-bagi Cashback Mudik Lebaran! 50% di Kapal Ferry dan 25% di Rest Area Ini, Cek Detailnya!
Bank Mandiri Pacu Ekosistem Bisnis Lewat Layanan Kopra Supplier Financing