Kabar BUMN - PT PAL Indonesia bersama Holding DEFEND ID menerima kunjungan kerja dari Komisi VI DPR RI dalam rangka Reses Masa Persidangan II Tahun Sidang 2024–2025.
Pertemuan yang digelar di Bandung ini ditujukan untuk meninjau potensi, perkembangan, serta tantangan yang dihadapi oleh BUMN sektor pertahanan, baik di level nasional maupun global.
Delegasi dari Komisi VI DPR RI, yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi VI Andre Rosiade, disambut langsung oleh jajaran Direksi Holding DEFEND ID, Asisten Deputi Bidang Industri Manufaktur, serta Asisten Deputi Bidang Logistik dari Kementerian BUMN.
Baca Juga: Rekomendasi 6 Destinasi Wisata Indoor Seru di Malang untuk Liburan Keluarga
Dalam forum ini, PT PAL diwakili oleh Pramusti Indrascaryo selaku Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan SDM, serta Diana Rosa sebagai Direktur Produksi.
Menurut Pramusti, pertemuan ini merupakan kesempatan penting untuk mengevaluasi kesiapan industri pertahanan nasional dalam merespons dinamika global, termasuk ketegangan geopolitik dan gangguan rantai pasok dunia.
“Ini bukan sekadar pertemuan seremonial, tetapi wujud komitmen bersama dalam memperkuat daya saing industri pertahanan nasional,” ujarnya.
Baca Juga: DAMRI AKAP Bandar Lampung, Solusi Transportasi Modern yang Nyaman dan Andal
PT PAL menyoroti perlunya penguatan ekosistem industri pertahanan yang berbasis pada inovasi dan kolaborasi agar bisa meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Pramusti menjelaskan, “Kolaborasi riset dengan akademisi, sinergi antar industri, dan dukungan kebijakan pemerintah menjadi pilar utama untuk mempercepat substitusi impor dan meningkatkan TKDN hingga 50% pada teknologi strategis.”
Ia juga menyampaikan bahwa Komisi VI DPR RI menilai Holding DEFEND ID, yang dibentuk pada tahun 2022, telah berhasil membangun ekosistem industri yang lebih terintegrasi.
Baca Juga: Hari Ini Terakhir! Kamu Masih Bisa Raih Saldo Gopay Gratis dari Telkomsel, Maksimal Jam 21.00
Konsolidasi yang dilakukan dinilai mampu mengurangi duplikasi produk dan memperkuat riset kolaboratif.
“Ekosistem industri yang mature tidak hanya tentang kemampuan produksi, tetapi juga keberlanjutan riset, kualitas SDM."
Artikel Terkait
PT PAL Indonesia dan BSI Gelar Sharing Session: Jaga Kesehatan Mental Karyawan
PT PAL Indonesia Gelar Pemeriksaan Kesehatan Anak dan Bantuan Gizi di Hari Gizi Nasional
Membangun Budaya Kerja Seimbang di PT PAL Indonesia Melalui Leader Talk
PT PAL dan PELNI Bersinergi, Pastikan Armada Siap Berlayar untuk Mudik Lebaran
Dukung Tradisi Pulang Kampung, PT PAL Berangkatkan 60 Pemudik Secara Gratis