Kontrak-kontrak baru ini diperoleh dari sumber eksternal maupun internal, dengan kontribusi eksternal sebesar 62,65% dan internal (dari Waskita Group) sebesar 37,35%.
Keberhasilan WSBP meraih kontrak eksternal yang lebih tinggi dibanding internal menjadi indikator positif atas meningkatnya daya saing perusahaan di industri konstruksi dan infrastruktur.
Dominasi nilai kontrak eksternal mencerminkan posisi WSBP yang semakin kuat sebagai mitra strategis terpercaya bagi berbagai proyek nasional maupun swasta, baik untuk kebutuhan precast, readymix, hingga jasa konstruksi.
Adapun beberapa proyek di luar Waskita Grup yang didapat yaitu Proyek Jalan Tol Palembang-Betung Seksi 3 Pangkalan Balai Betung yang dimiliki oleh PT Hutama Karya.
Baca Juga: WSBP Raih NKB Rp2,37 Triliun, Capai Target 2024
Lalu, Proyek Pembangunan Bagian Junction Palembang Pada Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Simpang Indralaya – Muara Enim yang dimiliki oleh PT Hakaaston, Proyek Pembangunan Pengaman Pantai NCICD Fase A Lokasi 1 Paket 2 yang dimiliki oleh PT Trico Wana.
Proyek Nusantara International Convention and Exhibition District 18 PIK 2 yang dimilki oleh PT Industri Pameran Nusantara, Sumbawa LNG/Liquefied Natural Gas (gas alam cair) Terminal and Regasification Project yang dimiliki oleh PT JGC Indonesia, dan berbagai proyek lainnya.
“Kepercayaan pasar eksternal menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan bisnis WSBP. Hal ini menunjukkan bahwa strategi selektif yang kami terapkan tidak hanya efektif, tetapi juga memperkuat posisi WSBP sebagai mitra konstruksi yang andal dan kredibel,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
WIKA Revitalisasi Dua Rumah Sakit di Maluku Utara, Target Rampung Akhir Tahun 2025
Layanan Arus Balik Pupuk Kaltim di Bandara Sepinggan Dapat Sambutan Positif dari Pemudik
KAI Catat Kenaikan Pengguna LRT Jabodebek hingga 6,3 Juta Penumpang di Awal 2025
Komisi VI DPR RI Kawal Performa DEFEND ID, Tinjau Langsung ke Grha Pindad Bandung
Labuan Bajo Gaungkan Gerakan Wisata Bersih: Komitmen Bersama Menuju Pariwisata Berkelanjutan
ITDC dan InJourney Dorong Konektivitas Wisata di NTT Melalui Pengembangan Infrastruktur Kawasan The Golo Mori