Dukung Misi Kemanusiaan di Myanmar, Bio Farma Salurkan 200 Dosis Vaksin Tetanus untuk Personel TNI dan Basarnas yang Bertugas

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Minggu, 13 April 2025 | 11:00 WIB
Bio Farma salurkan 200 dosis vaksin Tetanus untuk Personel TNI dan Basarnas yang bertugas di Myanmar. (biofarma.co.id)
Bio Farma salurkan 200 dosis vaksin Tetanus untuk Personel TNI dan Basarnas yang bertugas di Myanmar. (biofarma.co.id)

Kabar BUMN – Sebagai bentuk kepedulian terhadap misi kemanusiaan, Bio Farma menunjukkan komitmennya dengan memberikan bantuan 200 dosis vaksin tetanus-difteri (Td) kepada personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Bantuan ini diperuntukkan bagi para petugas yang akan diterjunkan ke Myanmar guna membantu penanggulangan bencana gempa dahsyat yang mengguncang kawasan tersebut.

Vaksin tersebut telah secara resmi diserahkan melalui Kementerian Kesehatan kepada Pemerintah Myanmar pada 31 Maret 2025, sebagai bagian dari upaya Indonesia dalam mendukung kerja kemanusiaan di kawasan ASEAN.

Baca Juga: Bio Farma Gelar Workshop Penanganan Gigitan Ular di Kupang, Dukung Ketersediaan Serum Anti Bisa di Daerah Endemis

“Bio Farma turut berduka cita atas bencana yang menimpa Myanmar, sebagai bagian dari kepedulian, kami memberikan bantuan berupa 200 dosis vaksin Td yang diberikan kepada personil bantuan kemanusiaan yang akan diberangkatkan ke Myanmar untuk mewakili Indonesia dalam penanggulangan bencana gempa yang terjadi pada 28 Maret 2025,” ungkap Sri Harsi Teteki, Direktur Medis dan Hubungan Kelembagaan Bio Farma.

“Kami memahami pentingnya perlindungan kesehatan bagi para relawan yang akan terjun langsung ke wilayah bencana.

"Melalui bantuan penyediaan vaksin tetanus ini, kami berharap dapat memastikan keselamatan dan kesehatan mereka dalam menjalankan tugas kemanusiaan,” tambahnya.

Baca Juga: Bio Farma Kirim Vaksin Tetanus untuk Personil TNI dan Basarnas, Bantu Misi Kemanusiaan ke Myanmar

Vaksinasi Td berperan penting dalam melindungi personel dari risiko tetanus dan difteri—dua penyakit yang dapat mengancam nyawa, khususnya di lingkungan pascabencana yang rawan infeksi akibat luka terbuka.

Efektivitas vaksin ini tergolong sangat tinggi, dengan perlindungan mencapai 100% untuk tetanus dan 97% untuk difteri.

Gempa berkekuatan 7,7 skala Richter yang mengguncang Myanmar dan sebagian wilayah Thailand pada 28 Maret 2025 telah menyebabkan kerusakan parah dan korban jiwa yang besar.

Baca Juga: Bio Farma Hadirkan Posko Mudik BUMN 2025, Pastikan Perjalanan Lebih Sehat dan Nyaman

Laporan sementara menyebutkan setidaknya 1.700 orang meninggal dunia, 3.400 mengalami luka-luka, dan lebih dari 300 lainnya masih dinyatakan hilang.

Sebagai respons terhadap tragedi ini, para Menteri Luar Negeri negara-negara ASEAN mengeluarkan pernyataan solidaritas dan apresiasi terhadap bantuan yang diberikan oleh negara-negara sahabat, termasuk Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: biofarma.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini