Aplikasi ini dirancang dalam bentuk web apps dan mobile apps yang bisa diakses oleh semua pelaku dalam rantai pasok.
Petani bisa memasukkan data langsung dari ponsel, Sub-Hub memverifikasi lewat dashboard, dan PLN EPI mengatur distribusi sesuai kebutuhan pembangkit.
Baca Juga: Peringati Hari Kanker Sedunia, PLN EPI Ajak Perempuan Deteksi Dini Kanker
“Digitalisasi biomassa ini menjadi bagian penting dari roadmap PLN EPI dalam mendukung bauran energi bersih, sejalan dengan target transisi energi berkeadilan dan pengurangan emisi karbon Indonesia secara bertahap,” pungkas Iwan.
Dengan langkah strategis ini, PLN EPI tak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga mengangkat potensi ekonomi desa sebagai mitra penting dalam transisi menuju masa depan energi hijau.***
Artikel Terkait
PLN EPI Resmi Bentuk PT Sulawesi Maluku LNG untuk Proyek Gasifikasi, Dukung Transisi Energi Nasional
PLN EPI Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir di Pejaten Timur
PLN EPI Kolaborasi dengan EML Pasok Gas untuk Sistem Kelistrikan Madura
Dukung Keberlanjutan Energi Maluku Utara, PLN EPI Pasok 350 Ton Cangkang Sawit ke PLTU Tidore via Laut
Perkuat Ketahanan Energi, PLN EPI Gandeng Pemprov NTT Kembangkan Biomassa