Di GHES 2025, PLN NP Dorong Ekosistem Hidrogen Nasional Lewat Inovasi Strategis Menuju NZE 2060

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 20 April 2025 | 21:30 WIB
PLN NP memaparkan berbagai inisiatif strategisnya pada seminar di Global Hydrogen Ecosystem Summit & Exhibition (GHES) 2025 (15–17 April). (DOK. PLN NP)
PLN NP memaparkan berbagai inisiatif strategisnya pada seminar di Global Hydrogen Ecosystem Summit & Exhibition (GHES) 2025 (15–17 April). (DOK. PLN NP)

Kabar BUMN - PLN Nusantara Power (PLN NP) memaparkan berbagai inisiatif strategisnya pada seminar dalam Global Hydrogen Ecosystem Summit & Exhibition (GHES) 2025 (15–17 April 2025) di Jakarta.

Dalam seminar tersebut PLN NP mengenalkan enam inisiatif strategis untuk meningkatkan bauran energi ramah lingkungan.

Keenam inisiatif strategis tersebut sejalan dengan komitmen PLN NP mendukung transisi energi dan pencapaian target Net Zero Emission (NZE) tahun 2060.

Baca Juga: Hadir di GHES 2025, PLN Nusantara Power Pamerkan Empat Inovasi Hidrogen Unggulannya

Keenam inisiatif yang disampaikan berkaitan dengan percepatan energi terbarukan, bioenergy, pengembangan bahan bakar rendah karbon, dedieselisasi dan gasifikasi, pengembangan energi masa depan, serta teknologi penangkapan karbon.

Salah satu inisiatif unggulan PLN NP adalah pengembangan hidrogen hijau (green hydrogen) sebagai bahan bakar masa depan.

Melalui integrasi PLTS atap dan electrolyzer pada unit pembangkit, PLN NP berhasil memproduksi hidrogen hijau secara mandiri, seperti yang dilakukan di Muara Karang Green Hydrogen Plant—pionir GHP pertama di Indonesia.

Baca Juga: 635,52 GWH Energi Bersih Sukses PLN NP Pasok untuk Memenuhi Kebutuhan Ramadan dan Idulfitri

Program ini telah diperluas ke tujuh unit pembangkit lainnya di Jawa. Ke delapan GHP ini tiap tahun mampu menghasilkan 42 ton hidrogen hijau untuk keperluan sendiri serta sekitar 70 ton hidrogen berupa excess production.

Teknologi untuk memanfaatkan hidrogen bagi pembangkitan listrik juga telah dilakukan PLN NP melalui Hydrogen Fuel Cell Generator (HFCG).

Pemanfaatan HFCG terbukti berhasil mendukung sejumlah kegiatan ramah lingkungan dan penyediaan listrik tanpa emisi di daerah kepulauan seperti Gili Ketapang.

Baca Juga: Sukses Kelola 1,2 Juta Ton FABA, PLN Nusantara Power Mengolahnya untuk Beragam Manfaat bagi Masyarakat

PLN NP juga telah meluncurkan berbagai uji coba teknologi berbasis hidrogen. Diantaranya uji co-firing ammonia pada PLTU Gresik 100 MW pada 13 Oktober 2022 serta studi rantai pasok ammonia dengan IHI Corporation.

Uji coba teknologi fuel cell oxy-hydrogen juga telah dilakukan pada EDG (Emergency Diesel Generator) di PLTA Sengguruh.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini