BSI Catat Pertumbuhan Bisnis Griya, Andalkan Segmen Muda

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Senin, 12 Mei 2025 | 19:00 WIB
Ilustrasi - BSI mencatatkan pertumbuhan bisnis griya sebesar 8,63% secara tahunan menjadi Rp58,03 triliun pada kuartal I/2025. (Dok. BSI)
Ilustrasi - BSI mencatatkan pertumbuhan bisnis griya sebesar 8,63% secara tahunan menjadi Rp58,03 triliun pada kuartal I/2025. (Dok. BSI)

Kabar BUMN - PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) mencatatkan pertumbuhan bisnis griya sebesar 8,63% secara tahunan menjadi Rp58,03 triliun pada kuartal I/2025.

Peningkatan ini didorong oleh berbagai aspek seperti pembiayaan rumah baru, rumah inden, dan renovasi yang terus diminati, terutama oleh generasi Z dan milenial.

“Pada kuartal I/2025, terlihat tren positif pembiayaan BSI Griya melalui berbagai skema,” kata Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna.

Baca Juga: Saatnya Melirik Pesisir Cilacap yang Underrated, Kini Ada DAMRI yang Siap Antar Kamu

Ia menyebutkan bahwa produk BSI Griya kini dilengkapi dengan beragam pilihan tenor hingga 30 tahun dan skema angsuran yang menyesuaikan proyeksi pendapatan nasabah.

Salah satu produk andalan untuk generasi muda adalah Griya Simuda, yang menawarkan proses mudah dan angsuran tetap.

BSI juga meluncurkan fitur tambahan seperti program qurban dan wakaf produktif melalui kerja sama dengan BSI Maslahat, memperkuat aspek sosial dari pembiayaan griya.

Baca Juga: Akselerasi ESG Bank Mandiri: Portofolio Berkelanjutan Naik, Inklusi Keuangan Meluas

“Kami optimistis tahun ini pembiayaan griya BSI akan tetap tumbuh seiring dengan kebutuhan rumah bagi masyarakat di semua segmen. Baik pembiayaan griya komersial maupun pembiayaan KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

"Hal ini sejalan dengan program Asta Cita Pemerintah untuk pemenuhan rumah bagi masyarakat MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah),” ujar Anton.

Selain itu, BSI telah menggandeng lebih dari 2.900 proyek developer KPR FLPP.

Baca Juga: Panduan Mengajarkan Anak Berkurban Sejak Dini, Tanamkan Nilai Berbagi dengan Sesama

Secara keseluruhan, pembiayaan BSI mencapai Rp287,20 triliun per Maret 2025, tumbuh 16,21% secara tahunan.

Rasio pembiayaan bermasalah (NPF) pun tetap terjaga di bawah 2,2%.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Sumber: bankbsi.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini