Kabar BUMN - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) bersama Yayasan BSI Maslahat meresmikan dua Desa Bangun Sejahtera Indonesia (Desa BSI) di Sulawesi Selatan.
Desa Mattaro Adae dan Barrang Caddi ini masing-masing berbasis perikanan.
Keduanya berlokasi di wilayah kepulauan Selat Makassar dan menjadi desa BSI ke-20 sejak program ini digulirkan pada 2021.
Baca Juga: Kopi Mampu Menyehatkan Tubuh, Pastikan Saja Tahu Cara Memilih dan Menikmatinya
Program Desa BSI bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat masyarakat tidak mampu dari optimalisasi dana zakat serta pengembangan ESG (Environment, Social, Governance).
Desa BSI dibangun berdasarkan potensi sumber daya alam daerah seperti kluster pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, dan pariwisata.
Di kedua desa tersebut, masyarakat diberdayakan untuk mengolah landak laut.
Komoditas yang dulunya dianggap hama ini menjadi produk bernilai ekonomi tinggi berupa gonad atau telur bulu babi untuk diekspor ke Jepang.
Proses ini dijalankan oleh Kelompok Nelayan Mandiri Berkah Bersama yang terdiri dari 100 kepala keluarga.
Mereka bekerjasama mulai dari produksi, kelembagaan, dan pemasaran produk dilakukan dengan cara tetap menjaga kelestarian lingkungan.
BSI mendukung program ini melalui penyediaan fasilitas seperti rumah produksi (miniplant) berpanel surya, perahu, dan alat tangkap ramah lingkungan.
Target produksi gonad ditetapkan 200–500 kg/hari untuk ekspor hingga 30 ton per bulan.
Artikel Terkait
BSI Mantapkan Posisi Global: Lompatan Kinerja, Ekspansi Timur Tengah, dan Komitmen Syariah
BSI Diganjar Penghargaan Best Sustainability atas Komitmen Dukung UMKM Berkelanjutan
Kinerja Moncer BSI, Saham BRIS Melejit Berkat Lonjakan Bisnis Emas dan Digitalisasi
Kontribusi Ekonomi Negeri, Pembiayaan BSI Tumbuh 15,46% Sejak Merger
BSI Fasilitasi Layanan Haji 2025, Transaksi Penukaran Riyal Capai Puluhan Juta SAR