WIKA Pacu Konektivitas dan Ekonomi Lokal di Mempawah dengan Proyek Relokasi Jalan Nasional

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Rabu, 11 Juni 2025 | 21:30 WIB
Ilustrasi - WIKA terus berkomitmen bangun infrastruktur strategis lewat proyek Relokasi Jalan Nasional di Mempawah. (wika.co.id)
Ilustrasi - WIKA terus berkomitmen bangun infrastruktur strategis lewat proyek Relokasi Jalan Nasional di Mempawah. (wika.co.id)

Kabar BUMN - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) serius menggarap pembangunan infrastruktur strategis nasional.

Salah satunya adalah proyek Relokasi Jalan Nasional (RJN) di area Pelabuhan Kijing, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

Proyek ini bukan cuma memindahkan jalur jalan nasional yang lama di dalam pelabuhan, tapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Baca Juga: PELNI Shipping Agency dan PLN Bersinergi, Distribusi Energi Nasional Makin Sat-set

Caranya? Lewat konektivitas yang ditingkatkan, penyediaan lapangan kerja, dan pemberdayaan masyarakat sekitar.

Sampai awal Juni 2025, proyek RJN ini sudah mencapai progres 59% dengan cakupan kerja meliputi pembangunan timbunan preloading dan struktur Jembatan Duri.

WIKA juga menggunakan inovasi konstruksi canggih, seperti jackdrill hammer untuk membantu pemancangan Prefabricated Vertical Drain (PVD) di area timbunan dengan daya dukung tanah tinggi (CBR 100%).

Baca Juga: Sinergi Kuat! PT Sang Hyang Seri Gandeng KTNA Nasional Genjot Produksi & Distribusi Benih Tanaman Pertanian

Inovasi ini membuat proses pemadatan tanah jadi lebih cepat dan jalanannya stabil, terutama di medan yang menantang.

Proyek ini berdampak langsung ke masyarakat Mempawah dan sekitarnya.

Dengan akses transportasi yang semakin lancar, masyarakat jadi makin siap untuk mengikuti geliat ekonomi di kawasan tersebut, apalagi dengan adanya Pelabuhan Kijing dan proyek strategis lainnya.

Baca Juga: Tips Aman Mencairkan Daging Kurban: Jangan Asal, Ini Metode yang Benar

Harapannya, akses yang lebih baik ini bisa mendorong para pelaku usaha lokal, petani, dan UMKM makin bersaing dan berkembang.

WIKA juga melibatkan 44% tenaga kerja lokal dari total pekerja proyek.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Sumber: wika.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini