Dalam penyalurannya, KUR BNI tetap difokuskan pada sektor-sektor produktif seperti perdagangan, jasa, pertanian, industri, dan perikanan.
Baca Juga: BNI Sukses Dukung UMK Tembus Pasar Global, Mitra Binaan Lepas Ekspor 27 Ton Ikan Layur ke China
Sektor-sektor ini dinilai mampu memberikan dampak nyata terhadap perekonomian daerah, selaras dengan arahan pemerintah dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional.
BNI juga menerapkan pendekatan berbasis rantai pasok (value chain) demi meningkatkan efektivitas pembiayaan.
Tak hanya itu, bank pelat merah ini juga proaktif menyasar UMKM unggulan dengan potensi pertumbuhan tinggi di berbagai wilayah Indonesia.
Baca Juga: BNI Tambah Keseruan Java Jazz Festival 2025 dengan Hadiah Menarik untuk Nasabah
"Kami tidak hanya menyalurkan dana, tetapi juga membangun hubungan jangka panjang dengan nasabah.
"BNI hadir sebagai mitra operasional yang memahami kebutuhan UMKM dan menawarkan solusi pembiayaan yang tepat sasaran," lanjut Okki.
Didukung oleh infrastruktur digital yang solid dan strategi penyaluran yang adaptif, BNI optimistis dapat menuntaskan target penyaluran KUR secara maksimal hingga akhir tahun.
Baca Juga: Sarinah Hadirkan Nuansa Budaya Indonesia di BNI Java Jazz Festival 2025
"Kami percaya, UMKM adalah tulang punggung ekonomi Indonesia.
"BNI akan terus menjadi bagian dari solusi, bukan hanya dalam hal pembiayaan, tetapi juga dalam mendampingi pertumbuhan usaha mereka," tutup Okki.
Upaya agresif BNI dalam memperkuat pembiayaan UMKM ini menjadi angin segar bagi pemulihan ekonomi nasional, terutama di tengah ketidakpastian global yang masih berlangsung.***
Artikel Terkait
BNI Tambah Keseruan Java Jazz Festival 2025 dengan Hadiah Menarik untuk Nasabah
BNI Sukses Dukung UMK Tembus Pasar Global, Mitra Binaan Lepas Ekspor 27 Ton Ikan Layur ke China
BNI Permudah Perencanaan Haji Lewat Fitur Life Goals di Aplikasi wondr
BNI Wujudkan Kantor Hijau Lewat Program Nol Sampah ke TPA
Hari Kewirausahaan Nasional, BNI Perkuat Komitmen Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Global