Muhammad Agung, Sekretaris Desa Buku Limau, menyebut bahwa 90 persen warganya adalah nelayan, sehingga dampak dari atraktor cumi ini sangat relevan dan diharapkan bisa meningkatkan pendapatan keluarga nelayan.
Baca Juga: Pulang Liburan Lebih Hemat Naik PELNI, Diskon Tiket 50% Masih Tersedia hingga 31 Juli 2025
"Sejauh ini nelayan kami cukup jauh kalau mau menangkap cumi," katanya.***
Artikel Terkait
PT Timah Terima Kunjungan Mahasiswa Polman Babel, Bahas Proses Peleburan Timah
PT Timah Konsisten Dukung UMKM: Lebih dari 10 Ribu Pelaku Usaha Telah Merasakan Manfaat PUMK
PT Timah Bangun Lingkungan Kerja Bersih Narkoba, Semuanya Dimulai dari Dalam
PT Timah Dukung Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus Lewat Seminar Inspiratif
PT Timah Bangun Tiga Rumah Layak Huni di Karimun untuk Warga yang Membutuhkan