Teknik Peledakan Jadi Sorotan di IBES 2025: Inovasi Tetap Harus Berakar pada Prinsip Dasar

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Jumat, 18 Juli 2025 | 16:30 WIB
IBES 2025 menyoroti pentingnya prinsip dasar teknik peledakan di tengah inovasi teknologi, dengan partisipasi PT DAHANA dan penghargaan bergengsi untuk insinyur terbaik. (Dok. DAHANA)
IBES 2025 menyoroti pentingnya prinsip dasar teknik peledakan di tengah inovasi teknologi, dengan partisipasi PT DAHANA dan penghargaan bergengsi untuk insinyur terbaik. (Dok. DAHANA)

Kabar BUMN - Yogyakarta kembali menjadi tuan rumah pertemuan penting dalam dunia pertambangan dan konstruksi nasional lewat gelaran IBES Annual Conference 2025.

Acara yang berlangsung selama dua hari, dari 9 hingga 10 Juli 2025, di JW Marriott Hotel ini mengangkat tema “Back to Basics!”.

Acara ini menekankan bahwa kemajuan teknologi harus tetap berpijak pada pemahaman mendalam terhadap prinsip dasar pengeboran dan teknik peledakan.

Baca Juga: Jangan Sembarangan! Ini Alasan Kenapa Jerawat Tidak Boleh Dipencet

Dalam sambutan pembukanya, Presiden Indonesian Blasting Engineers Society (IBES), Dadan Munawar, menyatakan bahwa prinsip-prinsip utama dalam praktik pengeboran dan peledakan—seperti kualitas lubang bor, geometri, distribusi energi.

Kemudian keselamatan kerja, efisiensi biaya, fragmentasi, serta pemilihan bahan peledak yang sesuai dengan karakteristik batuan—tidak boleh diabaikan meski teknologi digital dan otomatisasi berkembang pesat.

“Tema ‘Back to Basics’ menjadi pengingat bagi para praktisi, peneliti, produsen bahan peledak, dan penyedia teknologi agar tidak terlalu tergiur tren teknologi. Sebaliknya, mereka harus mengikuti perkembangan terkini sambil tetap mengacu pada prinsip teknis yang telah terbukti secara ilmiah dan empiris,” tegasnya.

Baca Juga: Percepat Transisi Energi, Pupuk Indonesia Teken Dua MoU Penyediaan Gas Bumi dan Pemanfaatan CO2

Acara tahunan ini dihadiri lebih dari 320 peserta dari lebih 30 perusahaan nasional dan internasional yang bergerak di bidang bahan peledak, jasa pertambangan, manufaktur peralatan pengeboran, digitalisasi pertambangan, serta sektor bor dan ledak.

Kalangan akademisi dan peneliti dari berbagai institusi ternama juga turut berpartisipasi.

Salah satu peserta kunci adalah PT DAHANA, perusahaan BUMN yang bergerak di bidang bahan peledak dan layanan peledakan terpadu.

Baca Juga: Bisa Dapat Paket Haji Furoda! Tukarkan Poin BBM-mu lewat Aplikasi MyPertamina

Keikutsertaan Direktur Utama PT DAHANA, Hary Irmawan, dan Direktur Operasi, Abdul Haris Atbaro, menjadi bukti komitmen dalam memajukan teknologi pengeboran dan peledakan nasional melalui inovasi dan kemandirian.

Salah satu sesi yang paling menarik perhatian datang dari presentasi PT DAHANA bersama mitra strategisnya, EPC Asia Pacific.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini