BSI Perkuat Komitmen Investasi Hijau untuk Hadapi Bonus Demografi dan Transisi Energi

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Minggu, 27 Juli 2025 | 10:30 WIB
BSI dorong investasi hijau untuk wujudkan bonus demografi dan transisi energi nasional, dengan portofolio berkelanjutan capai Rp72,6 triliun. (Dok. BSI)
BSI dorong investasi hijau untuk wujudkan bonus demografi dan transisi energi nasional, dengan portofolio berkelanjutan capai Rp72,6 triliun. (Dok. BSI)

Kabar BUMN - Bank Syariah Indonesia (BSI) terus menunjukkan keseriusannya dalam mendorong praktik keuangan berkelanjutan, salah satunya dengan mengedepankan investasi hijau.

Langkah ini dinilai strategis untuk mengoptimalkan potensi bonus demografi Indonesia serta mempercepat transisi menuju energi bersih.

Dalam forum Green Impact Festival 2025 di Jakarta, Wakil Direktur Utama BSI, Bob Tyasika Ananta, menyampaikan pentingnya memanfaatkan momentum ini sebagai jalan menuju masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga: Satu Malam yang Tak Boleh Dilewatkan: Ramayana Ballet Prambanan Padhang Bulan!

Bob menjelaskan bahwa Indonesia sedang menghadapi dua tantangan besar, yaitu ledakan populasi usia produktif dan upaya menurunkan emisi karbon.

“Kita butuh lebih banyak investasi yang mampu menciptakan lapangan kerja berkualitas dan mendukung pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa green investment dapat menjadi solusi untuk menghadapi tantangan ganda tersebut, dengan mendanai infrastruktur transisi energi sekaligus menyiapkan SDM unggul.

Baca Juga: Siap Magang di Semarang? Ada Lowongan BUMN Menarik di Divisi SDM PTPN I Regional 3

Sejalan dengan itu, BSI memegang visi sebagai The Best Global Bank Based on Implementation of Sustainable Finance.

Dalam mendukung visi tersebut, BSI menyediakan layanan keuangan berkelanjutan bagi para nasabah.

Kerangka kerja keberlanjutan yang dimiliki BSI telah disesuaikan dengan standar global dan peraturan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta sejalan dengan Principles for Responsible Banking sebagai anggota dari United Nations Environment Programme - Finance Initiative (UNEP-FI).

Baca Juga: Tiket Yuni Shara 3553 Concert Mulai Rp500 Ribu, Bisa Dibeli Langsung di Livin’ Sukha!

Tidak berhenti pada konsep, BSI telah menerapkan langkah konkret seperti Climate Risk Stress Testing (CRST) untuk menguji ketahanan portofolio terhadap risiko iklim.

BSI termasuk bank KBMI 3 yang berpartisipasi dalam program ini, mencakup 51% dari portofolio pinjamannya pada tahap awal.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini