Hasil Survey IFG: Gen Z Beri Harapan Baru di Industri Asuransi Dalam Negeri

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 15 Mei 2023 | 12:30 WIB
Hasil temuan IFG: Gen Z Beri Harapan Baru Industri Asuransi Dalam Negeri (Dok. IFG)
Hasil temuan IFG: Gen Z Beri Harapan Baru Industri Asuransi Dalam Negeri (Dok. IFG)

Tingkat pemahaman terhadap produk asuransi terutama terkait jenis-jenis produk dan manfaat masih sangat rendah, sedangkan pengetahuan terkait konsep dasar dan prinsip dasar asuransi, hak dan kewajiban pemegang polis, serta risiko memegang polis asuransi cenderung moderat.

“Walaupun demikian, sikap dan persepsi responden terhadap asuransi tergolong sangat baik, yang dapat menjadi oportunitas untuk industri dapat memanfaatkan kondisi tersebut. Gen Z menjadi harapan baru bagi industri asuransi ke depan, dengan catatan perlu terus melakukan upaya pengembangan literasi untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mereka,” ujarnya.

Baca Juga: Catat Tanggalnya, TASPEN Siap Cairkan Gaji Ke 13 untuk Pensiunan PNS

Direktur Utama IFG, Hexana Tri Sasongko mengatakan, pihaknya terus mendorong transformasi di lingkungan IFG dan siap menjadi katalis perubahan industri keuangan non-bank di Indonesia. 

Upaya yang turut didukung oleh kinerja holding yang solid, serta mengedepankan tata kelola perusahaan yang transparan, inovatif, dan progresif, IFG berharap dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap industri asuransi di dalam negeri.

“Kami sangat antusias terhadap hasil survei yang menempatkan Gen Z sebagai generasi yang berpikiran positif dan progresif terhadap industri asuransi dalam negeri. Ini merupakan temuan yang menjanjikan, terutama karena Gen Z adalah generasi masa depan bangsa ini,” kata dia.

Tetap Menjanjikan 

Reza menambahkan, berkaca pada pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2023 yang tumbuh 5,03%, IFG Progress menegaskan potensi industri asuransi tahun ini tetap menjanjikan. 

Premi asuransi jiwa pada tahun ini diperkirakan akan membukukan pertumbuhan sebesar 2%-5% yoy.

Baca Juga: Optimalkan Implementasi Aspek K3, Inalum Benchmark ke Pupuk Kaltim

Sementara itu, proyeksi pertumbuhan klaim pada industri asuransi jiwa diperkirakan akan berada pada kisaran 5%-9% yoy pada tahun ini.

Untuk industri asuransi umum, tingkat premi diproyeksikan tumbuh sebesar 6% yoy. 

Sementara itu, dari sisi klaim, pertumbuhan klaim diproyeksikan akan tumbuh 10% yoy di tahun 2023. 

Kontribusi terbesar dari klaim industri asuransi umum berasal dari lini bisnis asuransi kredit.

Sejalan dengan itu, industri reasuransi bakal tumbuh sejalan dengan pertumbuhan perekonomian Indonesia dimana premi reasuransi diproyeksikan tumbuh sebesar 6,2% yoy. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini