Layani Kapal RoRo Terbesar Berkapasitas 7.000 Unit Kargo, Pelindo Unlocking Capacity

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 10 Agustus 2025 | 19:30 WIB
Kapal MV. BYD Zhengzhou menjadi kapal terbesar yang pernah ditangani IPCC. (DOK. Pelindo)
Kapal MV. BYD Zhengzhou menjadi kapal terbesar yang pernah ditangani IPCC. (DOK. Pelindo)

Kabar BUMN - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melalui cucu perusahaan PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) memberikan pelayanan kapal RoRo berskala besar, MV. BYD Zhengzhou, pada awal bulan Agustus 2025.

Dengan panjang keseluruhan (Length Over All) 200 meter, lebar 38 meter, kapasitas angkut 7.000 unit kargo, dan terdiri dari 15 lantai, menjadikan MV. BYD Zhengzhou kapal terbesar yang pernah ditangani IPCC.

Saat menyambut kedatangan MV. BYD Zhengzhou, Deputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi Iwan Suryana menekankan pentingnya menjaga iklim investasi untuk pemenuhan ekonomi Indonesia.

Baca Juga: Road to Pertamina Eco RunFest 2025: Gerakkan Gaya Hidup Sehat dan Peduli Lingkungan

Untuk itu, menurutnya, sinergi dan kolaborasi positif antara investor, pemangku kepentingan dan stakeholder terkait menjadi elemen penting.

Dengan begitu tercipta kemudahan bagi investor untuk berinvestasi di dalam negeri, menciptakan lapangan kerja yang berkualitas dan melanjutkan pengembangan infrastruktur, menuju target Indonesia Emas 2045.

Sepakat, Direktur Utama IPCC Sugeng Mulyadi menambahkan, pelayanan atas kapal ini merupakan bagian dari langkah Pelindo untuk unlocking capacity dengan menambah sandaran kapal pada dermaga internasional.

Baca Juga: ASDP Dukung Festival Golo Koe, Perkuat Ekonomi Rakyat Flores di Hari Ulang Tahun Ke-80 Republik Indonesia

“Kami meyakini melalui kolaborasi antara Pelindo Group dan BYD Indonesia dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, lingkungan dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan,” kata Sugeng.

Di sisi lain, Presiden Director BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan penyambutan MV. BYD Zhengzhou sebagai kapal terbesar.

“Dengan kapasitas hingga 7.000 unit kargo yang diangkut dalam sekali pelayaran menjadikan arus logistik lebih efisien yang pada akhirnya dapat memberikan nilai tambah bagi seluruh pihak dan tentunya pelanggan BYD,” ucap Eagle Zhao.

Baca Juga: Pertamina Gelar Road to Eco RunFest 2025, Ajak Komunitas Pelari Tebar Energi Sehat

IPCC sendiri pada semester I tahun 2025, telah memfasilitasi kegiatan ekspor CBU sebanyak 171 ribu unit atau meningkat 6,91% YoY sedangkan impor mencapai 57 ribu unit atau tumbuh 85,39% YoY.

Dari jumlah itu, sebanyak 28 ribu unit merupakan mobil listrik berbasis baterai (BEV) dan khusus untuk BYD berkontribusi sebanyak 70% dari total EV secara keseluruhan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: pelindo.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini