Kabar BUMN - PT Kereta Api Indonesia (Persero) sukses menjadi tulang punggung distribusi bahan bakar pesawat (avtur) dan penghubung utama mobilitas penumpang bandara Yogyakarta International Airport (YIA).
Di sepanjang Januari–Juli 2025, KAI telah mengangkut 60.048 ton avtur menuju YIA, meningkat 10,09% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 54.543 ton.
Vice President Public Relations KAI Anne Purba menjelaskan, pengangkutan avtur adalah salah satu layanan logistik strategis KAI. Dengan moda kereta api, distribusi bahan bakar menjadi lebih aman, efisien, dan tepat waktu untuk mendukung operasional bandara.
Baca Juga: Perkuat UMKM, Mitra Binaan TASPEN Ikut Pameran Batik Nasional
“Setiap dua hari sekali, satu rangkaian kereta kami berangkat membawa avtur demi memastikan roda penerbangan di YIA terus berputar,” ujar Anne dikutip dari keterangan resmi, Kamis (14/8/25).
Menurutnya, layanan ini merupakan bagian dari kontribusi strategis KAI dalam memperkuat konektivitas transportasi nasional, baik untuk penumpang maupun logistik vital.
Dengan layanan ini, KAI memastikan setiap pesawat memiliki pasokan bahan bakar yang memadai untuk melayani penumpang dari dan menuju Yogyakarta.
Baca Juga: PERURI Dorong Konservasi Terumbu Karang di Banyuwangi untuk Jaga Laut dan Kembangkan Ekowisata
Selain menjaga kelancaran pasokan avtur, KAI Group juga menjadi pilihan utama transportasi penumpang menuju YIA.
“Layanan KA Bandara YIA mencatat 1.620.339 pelanggan pada Januari–Juli 2025, naik dari 1.560.136 pelanggan pada periode yang sama tahun sebelumnya,” tambahnya.
Peningkatan ini membuktikan kereta api semakin menjadi moda favorit karena cepat, nyaman, terjangkau, dan terintegrasi langsung dengan bandara.
Baca Juga: Semarakkan HUT RI ke-80, SPJM Pastikan TKBM Tetap Sehat dan Produktif dengan Pemeriksaan Gratis
Anne menegaskan bahwa peran KAI di YIA memberi dampak nyata bagi masyarakat dan perekonomian.
“Ketersediaan avtur yang lancar membuat penerbangan lebih terjamin, wisatawan lebih mudah menjelajahi destinasi unggulan Yogyakarta, dan pelaku usaha, termasuk UMKM, mendapat manfaat dari meningkatnya arus kunjungan,” tutup Anne.***
Artikel Terkait
KAI Raih 8 Penghargaan Internasional di Contact Center World Asia Pacific Awards 2025
Perkuat Efisiensi Distribusi Barang, KAI Kirim 60 Gerbong Datar Tahap Awal ke Palembang
Standar Keamanan Pangan Terpenuhi, KAI Services Raih Sertifikasi CPPOB BPOM
Tanpa Tiket Fisik, KAI Hemat Rp239 Juta Berkat Face Recognition
KAI Percepat Modernisasi dan Digitalisasi Infrastruktur Perkeretaapian Nasional
Rayakan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, KAI Hadirkan Livery Spesial dan Promo Merdeka