"Kami percaya dapat menerapkan pengetahuan dan pengalaman kami sama seperti yang kami lakukan di Uni Emirat Arab, di mana kondisinya cukup ekstrem untuk panas, lembab, dan berdebu.
"Kami memahami tantangan yang mungkin ditimbulkan faktor-faktor ini terhadap kinerja amunisi, dan kami siap memenuhinya,” jelas Nicola Bandini.
Kerja sama strategis ini diharapkan mampu mendorong pengembangan fasilitas produksi modern, otomatisasi industri, dan transfer teknologi, sekaligus memperkuat kemandirian industri pertahanan Indonesia di masa depan.***
Artikel Terkait
TJSL PT Pindad Resmikan Renovasi Kelas SDN Danumaya, Subang: Dorong Semangat Belajar Siswa
Hadir di KSTI 2025, PT Pindad Pamerkan Produk Unggulan dan Jalin Kerja Sama Strategis Bahan Bakar Nabati
Partisipasi PT Pindad dalam Upacara HUT ke-80 RI, Maung MV3 Turut Unjuk Gigi Saat Kirab Bendera Pusaka dan Teks Proklamasi
Sinergi Pertamina dan Pindad Hadirkan Teknologi Ultrasonik Inspeksi Pipa Migas Pertama di Tanah Air
Elnusa Bersama Pertamina dan Pindad Luncurkan PERTASTREAM, Alat Inspeksi Pipa Ultrasonik Pertama Buatan Indonesia