InJourney Destination Management Kolaborasi dengan BPK X untuk Tanamkan Kepedulian Sejarah dan Budaya pada Guru Boyolali

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Kamis, 28 Agustus 2025 | 13:00 WIB
InJourney Destination Management bersama Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X hadir di Boyolali untuk membekali para guru dengan wawasan sejarah dan budaya.
InJourney Destination Management bersama Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X hadir di Boyolali untuk membekali para guru dengan wawasan sejarah dan budaya.

Kabar BUMNInJourney Destination Management bersama Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X menggelar Seminar Cagar Budaya di Pendopo Gedhe Boyolali, Rabu (27/8/2025).

Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana didampingi oleh Plt Kepala Disdikbud Boyolali M. Arief Wardianta dan Commercial Group Head InJourney Destination Management Yusuf Eko Nugroho membuka kegiatan ini.

Sebanyak 100 kepala sekolah SMP se-Kabupaten Boyolali turut hadir dalam acara, memperkuat peran pendidikan dalam pelestarian warisan budaya di Yogyakarta maupun Jawa Tengah.

Baca Juga: Menikmati Keindahan Laut Selatan dari Tebing di Pantai Ngungap, Gunungkidul

Commercial Group Head InJourney, Yusuf Eko Nugroho, mengungkapkan kunjungan pelajar ke situs budaya menurun pasca pandemi, sementara pelajar asing justru meningkat.

Kedatangan kami sebetulnya karena keresahan kami di mana kunjuran pelajar dan anak-anak cenderung turun sejak covid sampai sekarang.

"Sedangkan wisatawan asing untuk pelajarnya apalagi waktu summer seperti ini, itu cenderung tinggi. Nah, kenapa tidak kita mencoba meningkatkan lagi kunjungan pelajar ke destinasi kita,” jelasnya.

Baca Juga: Kesempatan Berkarier di Industri Perfilman Indonesia, Lamar Magang di PFN, Sedang Dibuka Posisi untuk Mahasiswa Aktif

Plt Kepala Disdikbud Boyolali, M. Arief Wardianta, menegaskan bahwa cagar budaya adalah sumber pengetahuan sekaligus identitas bangsa.

"Semoga seminar ini nanti akan melahirkan pemahaman, sehingga nanti sinergitas antara dunia pendidikan dengan pengelola cagar budaya menjadi semakin baik.

"Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata bagi para siswa,” ujarnya.

Baca Juga: PHE Tegaskan Proyek CCS/CCUS Lebih Bankable Lewat Strategi Manajemen Risiko

Hal senada disampaikan Wakil Bupati Boyolali, Dwi Fajar Nirwana, di era globalisasi dan digitalisasi saat ini, tantangannya adalah bagaimana menghadirkan cagar budaya dekat dan relevan kepada generasi muda.

Nah disinilah pendidikan dan budaya saling bertemu, di mana pendidikan menjaga keberlanjutan budaya dan budaya menjadi jiwa dari pendidikan,” jelasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Sumber: injourneydestination.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini